IPB University Dorong Pemanfaatan Sampah Organik Lewat Pelatihan POC

oleh
banner 468x60

Bogor, pelitabaru.com – Dosen IPB University melalui Program PRIME STeP 2026 ECO-CREATE Bogor: Pengelolaan Lingkungan Inklusif Berbasis Circular Economy untuk Pengembangan Komunitas di Kelurahan Mulyaharja mendorong pemanfaatan sampah organik melalui kegiatan Pelatihan Pupuk Organik Cair (POC) dan Monitoring Kegiatan ECO-CREATE di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan bahan organik sekaligus mendorong pemanfaatannya untuk mendukung kegiatan pertanian dan urban farming di lingkungan masyarakat. Tim yang dipimpin oleh Dr. Doni Sahat Tua Manalu, S.E., M.Si selaku ketua melihat peluang yang luar biasa dari limbah oragnik yang ada di Mulyaharja.

banner 336x280

Dr. Doni menyampaikan bahwa pengelolaan sampah ini jika dengan tepat dilakukan maka akan sangat berpeluang dan menjadi potensi yang laur biasa. “Kami melakukan pendampingan ini dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat Mulyaharja agar dapat menciptakan produk dari limbah organik yang ada,” ungkap Dr. Doni.

Dalam kegiatan tersebut, Andini Tribuana Tunggadewi, S.E., M.Si menyampaikan materi mengenai pembuatan Pupuk Organik Cair (POC), mulai dari pemanfaatan bahan organik hingga tahapan pembuatannya. Peserta kemudian mengikuti praktik langsung pembuatan POC dengan memanfaatkan bioaktivator Bio-Ampulle Mulyaharja sebagai bagian dari proses pengolahan bahan organik menjadi pupuk organik cair.

“Pembuatan POC ini memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar dengan bantuan bioaktivator Bio-Ampulle Mulyaharja. Melalui praktik langsung, masyarakat diharapkan dapat memahami tahapan pembuatannya dan menerapkannya secara mandiri,” ujar Andini.

Setelah penyampaian materi, peserta kemudian mengikuti praktik pembuatan POC secara langsung. Peserta terlibat dalam tahapan pembuatan dengan pendampingan dari Tim PRIME STeP IPB 2026 sehingga materi yang disampaikan dapat langsung dipraktikkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Roni Kartiman, S.P., M.Si. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengenai peluang bisnis bioaktivator dan pupuk. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis pupuk, pendaftaran pupuk, serta penjualan pupuk. Materi tersebut juga membahas Pupuk Organik Cair, termasuk sejumlah persyaratan terkait kandungan dan parameter mutu.

“Pemanfaatan bahan organik menjadi Pupuk Organik Cair tidak hanya dapat mendukung kegiatan budidaya, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi. Jika akan dikembangkan untuk dipasarkan, tentu perlu memperhatikan mutu dan persyaratan yang berlaku,” ujar Roni.

Penyampaian materi tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pemanfaatan bahan organik tidak hanya dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan budidaya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Selain pelatihan, kegiatan juga dilanjutkan dengan monitoring kegiatan ECO-CREATE untuk melihat perkembangan penerapan hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. Monitoring menjadi bagian dari evaluasi untuk mengetahui penerapan pengetahuan yang telah diberikan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang masih dihadapi masyarakat.

Melalui monitoring tersebut, Tim PRIME STeP IPB 2026 berdiskusi bersama masyarakat mengenai perkembangan kegiatan, pemanfaatan hasil pelatihan, serta peluang pengembangan kegiatan pengelolaan bahan organik dan urban farming di lingkungan Mulyaharja.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik langsung, diskusi, dan monitoring bersama masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan organik sekaligus membuka peluang pengembangan produk yang dapat mendukung kegiatan pertanian di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini melibatkan Tim PRIME STeP 2026 yang terdiri atas Dr. Doni Sahat Tua Manalu, S.E., M.Si.; Andini Tribuana Tunggadewi, S.E., M.Si.; Wiranda Intan Suri, S.T., M.T.; Kharisma Fitri Hapsari, S.E., M.Si.; dan Dr. Roza Yusfiandayani, S.Pi., serta didukung oleh asisten dan mahasiswa IPB University, yaitu Muhammad Tsaqiful Rasyid, S.Tr.Bns.; Fauzaan Fadhlurrohman Madyananda, S.Tr. Bns.; Najma Rania Putri Ramadhina, S.Tr. T.L.; Melinda Firda Asrianti; Rosa Rina; Faishal Amri; dan Melsella Agustin. Kegiatan juga melibatkan Roni Kartiman sebagai narasumber serta Pemerintah Kelurahan Mulyaharja.

Pelatihan POC dan monitoring kegiatan ECO-CREATE menjadi bagian dari komitmen Dosen IPB melalui Program PRIME STeP dalam mendorong pemanfaatan sampah organik, pengembangan urban farming, dan peningkatan kapasitas masyarakat Mulyaharja melalui penerapan konsep ekonomi sirkular. (adi/hrs/*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *