Kota Bogor, Pelita Baru
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mendukung penuh transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) guna mempermudah masyarakat mengakses berbagai dokumen kependudukan.
Menurutnya, mengatakan digitalisasi pelayanan Adminduk merupakan langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Adityawarman mengapresiasi konsistensi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor yang kembali menggelar kegiatan tersebut untuk keempat kalinya.
“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Plaza Jambu Dua. Ini merupakan sebuah terobosan yang sangat luar biasa dari Kepala Dinas Dukcapil. Pelaksanaan acara di akhir pekan yang dilengkapi berbagai kegiatan pendukung ini sangat membantu warga mengakses layanan kependudukan yang dibutuhkan,” ujar Adityawarman.
Menurut dia, DPRD Kota Bogor akan terus mendukung program Pemerintah Kota Bogor yang memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui fungsi pengawasan dan penganggaran.
“Kami di DPRD Kota Bogor, baik dari fungsi pengawasan maupun penganggaran, mendukung 100 persen kegiatan positif seperti ini. Terlebih layanan kependudukan saat ini sudah bertransformasi ke arah digital. Output paling penting dari tertibnya administrasi kependudukan adalah terwujudnya keluarga Kota Bogor yang bahagia,” tegasnya.
Adityawarman juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan Dukcapil Family Fest 2026. Menurutnya, dukungan donatur, sponsor, dan mitra kerja menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi di Kota Bogor.
“Semoga pada tahun 2027 mendatang, kegiatan ini bisa digelar lebih meriah lagi dan menjangkau lebih banyak warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan Dukcapil Family Fest dirancang untuk menghadirkan layanan kependudukan yang cepat, mudah, dan dapat diselesaikan di tempat atau one day service.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi Pemerintah Kota Bogor melalui berbagai inovasi, mulai dari Dukcapil Goes to School hingga layanan kependudukan pada sore dan malam hari di tingkat kelurahan.
Ganjar menegaskan layanan Adminduk di Kota Bogor diberikan secara inklusif tanpa membedakan latar belakang sosial ekonomi maupun kondisi fisik masyarakat.
“Pelayanan Adminduk ini inklusif, tidak ada batasan status sosial ekonomi maupun kondisi fisik. Hari ini kami juga menampilkan anak-anak dari Yayasan Penyandang Disabilitas untuk menegaskan pesan bahwa layanan Adminduk mencakup seluruh tingkatan masyarakat secara komprehensif,” terang Ganjar.
Untuk memperluas akses layanan digital, Disdukcapil Kota Bogor juga menyiapkan kerja sama strategis dengan dompet digital DANA melalui PT ESPAY Debit Indonesia Koe. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses layanan kependudukan digital melalui fitur Government Service.
“Masyarakat Kota Bogor yang menggunakan aplikasi DANA kelak dapat mengakses fitur pencatatan sipil yang langsung terhubung dengan layanan online kami, Pakuan Prima (disdukcapil.kotabogor.go.id). Dengan potensi sekitar 500 ribu pengguna aktif DANA di Kota Bogor, ini menjadi percepatan luar biasa,” papar Ganjar.
Selain integrasi layanan digital, Disdukcapil terus mengembangkan inovasi Loket Beres di tingkat kelurahan. Melalui skema tersebut, masyarakat nantinya tidak perlu datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan.
Rencana tersebut juga menjadi bagian dari pembahasan Raperda Penyelenggaraan Adminduk yang tengah dilakukan bersama DPRD Kota Bogor. Jika diterapkan secara penuh, pelayanan Adminduk diharapkan dapat dilakukan dari kelurahan masing-masing sehingga akses masyarakat menjadi lebih dekat.
“Saat ini pilot project sudah berjalan di 10 kelurahan. Target kami dalam lima tahun ke depan, seluruh kelurahan sudah bisa melayani Adminduk online Pakuan Prima,” pungkas Ganjar. (hrs/*)












