Dandim 0507 Bekasi, Rutilahu Dalam TMMD 128 Menggunakan Atap Genteng

oleh
Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Arm Krisrantau Hermawan didampingi Plh Pasi Ops Kapten ujang (kiri) dan Plh Pasi Intel Kodim 0507 Bekasi, Kapten Sumardi, memberikan keterangan pers usai pembukaan TMMD ke 128 tahun 2026.(ans)
banner 468x60

Bekasi, pelitabaru.com – Sebanyak 15 warga pemilik rumah tidak layak huni (Rutilahu) di wilayah Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi, bakal mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Bahkan dari program perbaikan Rutilahu ini, atap rumah mereka akan dibangun menggunakan genteng.

Program gentengisasi terhadap perbaikan Rutilahu tersebut merupakan intruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto pada Rakornas 2026 di Sentul beberapa waktu lalu. Sehingga dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 tahun 2026 ini seluruh Rutilahu yang diperbaiki, atap rumahnya akan menggunakan genteng.

banner 336x280

Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Arm Krisrantau Hermawan dalam keteranganya usai pembukaan TMMD ke 128 yang dilalukan Walikota Bekasi, Rabu (22/4/26) membenarkan, semua Rutilahu yang diperbaiki dalam TMMD, semuanya menggunakan atap genteng dan gentengisasi ini program dari bapak Presiden RI
Tentunya dengan program getengisasi, pemilik Rutilahu yang kita perbaiki rumahnya akan merasa nyaman, karena atap rumahnya dibangun menggunakan genteng.
Dibanding atap dari spandek, dengan menggunakan genteng biayanya lebih tinggi.

“Kalau menggunakan atap spandek kerangkanya bisa lebih lebar, ketika menggunakan genteng otomatis kerangkanya agak rapat, sehingga biayanya akan bertambah,” jelasnya.

Khusus untuk Rutilahu dengan dana per unitnya Rp 20 juta dan ketika kita evaluasi, itu sangat minim. Biaya perbaikan tersebut mengacu pada Permen PU yang menyatakan anggaran per unitnya Rp 20 juta.

Soal dana pembiayaan setiap Rutilahu, ketika saya kordinasikan dengan pimpinan di bagian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Jabar, masalah pembiayaan ini juga tergantung penganggaran wilayah masing-masing.

Untuk itu kita coba kolaburasi dan juga lapor ke bapak Gubernur Jabar. Diharapkan, nanti ada stimulus dari bapak gubernur sendiri, kemudian dari bapak Wali Kota Bekasi, juga ada penambahan anggaran.

“Penambahan ini, juga ada tambahan beberapa kegiatan program unggulan Kasad yang belum teralokasikan. Diantaranya, soal sumber air, diketahui bulan depan ini diprediksi, akan mengalami kemarau panjang sampai bulan Oktober 2026 mendatang dan kitapun juga menyikapi beberapa tempat yang kekurangan air dengan melakukan pengeboran air,” jelasnya.

Selain itu lanjut Kolonel Krisrantau, ada beberapa program unggulan Kasad yang belum terwadai, Tentunya, adanya penambahan anggaran dari bapak walikota sebesar Rp 500 juta kita usahakan dicukupkan.

Sementara itu terkait pelaksanaan TMMD ke 238 ini, ada tiga kegiatan yang menjadi prioritas. Pertama, pengerasan jalan dengan betonisasi, kemudian drainase. Kita tau daerah Jatirangga ini, termasuk daerah rendah. Setiap kali hujan deras atau ada kiriman air dari Bogor dan sekitarnya, daerah ini selalu banjir ditambah dainasenya dangkal sehingga airnya tidak mengalir dengan baik.

Selain kegiatan fisik yang menjadi prioritas, ditambah lagi kegiatan non fisil lainnya. Seperti, wawansan kebangsaan, kantibmas, pelayanan kesehatan, pertanian dan lain-lainnya.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait pelaksanaan dan penyelesaian TMMD ke 128 ini. Kolonel Krisrantau menjelaskan, dalam kegiatan ini kita melibatkan semua pihak, bahwa pembangunan tidak bisa serta merta dengan Kodim saja. Ini pekerjaan kolaburasi antara Kodim, TNI dan pemerintah setempat, termasuk warga yang ada disini,
Tentunya peran masyarakat perlu kita libatkan.

”TNI Manunggal Membangun Desa. Manunggal ini yang kita utamakan, keterlibatan masyarakat perlu kita tonjolkan, jadi keterlibatan masyarakat di mulai dari sebelum, selama dan sesudah nanti,” jelasnya.

Disinggung penyelesaian TMMD tepat waktu yang disampaikan Wali Kota Bekasi. Kolonel Krisrantau mejelaskan, tentunya dengan adanya penambahan anggaran ini tidak ada waktu melebihi dari target dari tangal 21 Mei 2026 mendatang.

“Harapannya kepada masyarakat, agar apa yang kita bangun bersama-sama dijaga, sehingga umurnya akan lebih panjang,” tegasnya.(ans).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *