Jalur ‘Tengkorak’ Silayur Paksa Wali Kota Semarang Putar Otak

oleh
Istimewa
banner 468x60

Semarang, pelitabaru.com – Jalur Silayur menjadi salah satu titik rawan kecelakaan di Kota Semarang. Sebutan ‘Jalur Tengkorak’ pun tersemat pada lintasan yang memiliki sudut kemiringan curam ini.

Tak ingin peristiwa nahas terulang, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng pun putar otak untuk meminimalisir terulangnya kembali kecelakaan.

banner 336x280

Salah satunya adalah dengan memerintahkan jajaran terkait untuk tegas menegakkan peraturan larangan bahwa truk tidak diperbolehkan untuk melintas pada jam-jam tertentu.

Tak hanya itu, ia juga berencana melakukan evaluasi terhadap kondisi kerawanan Jalur Silayur.

“Kami siapkan pembuatan lajur karena kemiringan di Silayur masih belum layak. Lokasi di sana juga menjadi pintu bagi banyaknya perusahaan di wilayah BSB. Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk dapat menertibkan,” tegas Agustina, Sabtu (11/4/2026).

Namun, rencana bukan tanpa resiko. Sebab, Agustina mau tak mau harus merubah tata kota di area rawan dan industri secara keseluruhan. Dan, perubahan ini tentunya membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang.

“Dan, tata kotanya juga berubah seharusnya. Kami akan lakukan perubahan tetapi kita membutuhkan kolaborasi juga dengan pemilik industri di sana,” kata Agustina.

Karena itu, kata Agustina, langkah prioritas saat ini, adalah penertiban dan tindakan tegas terhadap pelanggaran diberikan penuh kepada institusi terkait agar tetap aman dan mencegah kembali terjadi kecelakaan.

“Wewenang juga ada di pihak kepolisian untuk penindakan masih terjadinya pelanggaran yang membahayakan keselamatan,” ucap Agustina. (adi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *