Bogor, Pelita Baru
Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang hanya tinggal menunggu hari, ditengah kesibukan orang-orang bersiap untuk menyambut hari kemenangan dengan berbagai sukacita, Bupati Bogor, Rudy Susmanto selalu bersama rakyatnya.
Buktinya, demi menggembirakan warganya merayakan lebaran, Rudy Susmanto Bupati Bogor memilih menghadirkan program Bazar Ramadhan Istimewa yang dibalut dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar.
Langkah ini tak lain untuk mengendalikan stabilitas harga jelang hari raya agar rakyat Kabupaten Bogor bisa merayakannya dengan penuh keceriaan dan suka cita Bersama keluarga, sanak kerabat dan handai tolan.
“Program ini kami hadirkan agar masyarakat yang membutuhkan tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan,” kata Rudy, Minggu (15/3/2026).
Lebih lanjut, Rudy menjelaskan, dalam program yang digelar serentak di dua kecamatan, Cibungbulang dan Citeureup ini, pihaknya menyediakan paket sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga yang sangat terjangkau oleh daya beli masyarakat.
Dimana masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Jika dibandingkan dengan harga normal dipasaran, harganya bisa mencapai Rp100 ribu.
Besaran angka yang ditetapkan itu, kata Rudy tak lain sebagai salah satu upaya konkret Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang Idul Fitri.
Rudy berharap melalui kegiatan bazar Ramadan, gerakan pangan murah, dan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Bogor.
Karena itu, Rudy juga memastikan, jika kegiatan serupa rencananya akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Bogor hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia mengatakan, kegiatan GPM tersebut merupakan kolabolator antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jabar lewat program Operasi Pasar Bersubsidi (OPAD).
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan sejak pagi masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan paket sembako. Untuk hari ini kita menyiapkan sekitar 3.000 paket di setiap kecamatan,” ujar Melly.
Melly menambahkan, selain menyediakan paket sembako murah, GPM tersebut juga menyediakan kegiatan bazar Ramadhan yang melibatkan pelaku usaha, retail modern, serta pelaku UMKM.
“Pemerintah Kabupaten Bogor berharap melalui kegiatan bazar Ramadan, gerakan pangan murah, dan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya. (duan/*)












