Usulan Pemekaran Wilayah Bikin Pusing Bupati

Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: ayobogor)

Bogor, Pelitabaru.com

Bupati Bogor Ade Yasin sedang dibikin pusing dengan isu pemekaran wilayah di Kabupaten Bogor. Belum juga selesai wacana daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur, kali ini Ade dihadapkan usulan yang sama terkait pemekaran wilayah Bogor Selatan.

Hal tersebut mencuat seiring pembahasan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 di Kabupaten Bogor.

Ade Yasin mengatakan, saat ini pemekaran wilayah Kabupaten Bogor, baik Bogor Barat, Timur dan Selatan, masih terganjal moratorium oleh pemerintah pusat. Bahkan hingga saat ini, proses pengajuan pemekaran wilayah yang sudah masuk dalam pembahasan, masih menunggu pencabutan moratorium di tatanan pemerintahan pusat.

“Kalau soal usulan resmi pemekaran Bogor Selatan, kami belum terima berkas-berkasnya. Tapi kalau pemekaran wilayah Bogor Barat sedang dibahas di pemerintah pusat,” katanya akhir pekan kemarin.

Jika Bogor Selatan mekar, setidaknya ada sekitar tujuh kecamatan yang akan masuk dan memisahkan diri dari wilayah induk Kabupaten Bogor saat ini.

Dari informasi yang didapat, tujuh kecamatan tersebut di antaranya adalah Kecamatan Ciawi, Megamendung, Cisarua, Cigombong, Cijeruk, Caring­in dan Kecamatan Tamansari. Ade Yasin menilai, pengajuan pemekaran wilayah adalah hak setiap wilayah itu sendiri.

Hanya saja, tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena perlu ada pertimbangan beberapa pihak, juga kajian yang mendalam sebelum dimekarkan. Begitu juga dengan wilayah Bogor Timur yang kini tengah dibahas di tataran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Yang jelas pemerintah pusat sampai saat ini masih moratorium. Kalaupun harus ada yang didahulukan untuk mekar ya Bogor Barat karena kesiapannya sudah semua, tinggal ketok palu saja,” ujarnya.(ay/ega)

Tags: , , ,