Undang Jokowi, Nilainya Rp78 Miliar

Momen Presiden Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Atta dan Aurel (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Pelitabaru.com

Pernikahan Youtuber Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah masih saja menjadi bahasan netizen. Terkini, netizen membidik akun medsos resmi Sekretariat Negara yang memposting kehadiran Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana dalam resepsi super mewah itu. Selidik punya selidik, Atta Halilintar merupakan youtuber terkaya yang menyetor pajak Rp78 miliar pertahunnya ke negara.

Mungkin saja atas pertimbangan pembayaran taat pajak sebesar itu, maka sebagai penghargaan, Presiden Jokowi beserta Ibu Negara Iriana, mau menghadiri pernikahan youtuber kaya tersebut. Namun Jokowi dan Atta dketahui saling kenal dan akrab semasa Jokowi menginjakan kakinya di Ibukota melalui berbagai kegiatan di media sosial.

Atta Halilintar, suami dari Aurel Hermansyah itu diketahui punya subscriber YouTube sebesar 26,8 juta. Dari hasil Youtube saja, Atta Halilintar meraup puluhan miliar rupiah dan membuatnya membayar pajak yang besar, bahkan sampai puluhan miliaran pula.

Artikel yang satu ini, menghitung pajak Atta Halilintar dalam satu tahun, Atta Halilintar dilaporkan wajib membayar sebesar Rp 78 miliar seperti yang dilansir dari Kompas.com. Bagi Youtuber dan selebgram di bawah naungan agensi, dikenakan PPh pasal 23. Sementara jika dia merintis sendiri, dikenakan PPh Pasal 21.

Atta Halilintar merupakan Youtuber yang membangun sendiri bisnisnya atau pekerja seni yang bukan pegawai, maka ia dikenakan pajak PPh Pasal 21. Untuk penghasilan tahunan di bawah Rp 4,8 miliar, dasar pengenaan dan pemotongan PPh 21 (tarif norma) adalah 50 persen dari jumlah penghasilan bruto.

Namun, karena penghasilan Atta lebih dari Rp 4,8 miliar pertahun, maka ia diharuskan membuat pembukuan untuk menghitung penghasilan netto-nya.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan, tingginya penghasilan Atta membuat penghitungan pajak Atta memang sedikit berbeda dengan pekerja seni lainnya.

“Jadi menghitungnya dengan mengurangi penghasilan bruto dengan biaya yang berkaitan dengan usaha dia, seperti beli peralatan, menggaji karyawan,” ujar Hestu kepada wartawan, belum lama ini.

Hasil dari pengurangan itulah penghasilan bersih Atta Halilintar. Biaya operasional Atta Halilintar sebagai Youtuber sekitar Rp 500 juta per bulan atau Rp 6 miliar per tahun. Kemudian, untuk menghitung pajaknya, gunakan lapis tarif PPh disesuaikan dengan besaran penghasilan. Pengenaan tarif PPh bersifat progresif, artinya semakin tinggi penghasilan yang diterima, maka akan dikenakan lapis tarif lebih tinggi. Hal ini diatur dalam Undang-undang PPh Pasal 17 ayat 1.

Atta Halilintar memiliki estimasi penghasilan Rp 269 miliar pertahun, maka masuk dalam kategori penghasilan di atas Rp 500 juta. Lapis tarif pajak yang dikenakan hingga 30 persen. Dengan catatan, Atta memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Sementara jika Atta sebagai wajib pajak yang tak memiliki NPWP, maka dikenai tarif 20 persen lebih tinggi dari mereka yang memiliki NPWP. Kemudian, Atta Halilintar statusnya masih melajang sehingga belum ada tanggungan rumah tangga. Maka, Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang dikenakan dalam setahun adalah Rp 54 juta.

Cara menghitungnya sebagai berikut:

(Penghasilan bruto pertahun) – (pengeluaran operasional) – (PTKP) = Penghasilan Kena Pajak.

Rp 269 miliar – Rp 6 miliar – Rp 54 juta = Rp 262,95 miliar

Jadi, penghasilan kena pajak Atta Halilintar sebesar Rp 262,95 miliar.

Untuk menghitung besaran pajaknya, maka dikalikan dengan tarif PPh 21. Rp 50 juta x 5 persen = Rp 2.500.000

Rp 200 juta x 15 persen = Rp 30 juta Rp 250 juta x 25 persen = Rp 62,5 juta.

Total = Rp 78,828 miliar.

Jadi, perkiraan total pajak yang dibayarkan dari penghasilan Atta menjadi Youtuber pertahunnya sebesar Rp 78,828 miliar.

Untuk diketahui, Atta Halilintar pernah didapuk dalam daftar 10 YouTuber terkaya di dunia. (kps/bil)

Tags: , ,