Tim SAR Perluas Pencarian, Satu ABK Barokah Jaya Kembali Ditemukan Meninggal

Indramayu, Pelitabaru.com

Tim SAR gabungan kembali menemukan seorang anak buah kapal (ABK) KM Barokah Jaya yang mengalami kecelakaan laut di perairan Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, dalam keadaan meninggal dunia. Selain itu, Tim SAR gabungan juga masih memperluas pencarian 14 ABK yang masih belum ditemukan.

“Kami kembali menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia, sekitar jam 11.00 WIB. Kita akan memperluas pencarian ABK yang masih belum ditemukan,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah di Indramayu, Senin (5/4/2021).

Ia juga menuturkan, dengan ditemukannya satu korban, maka total yang telah ditemukan berjumlah 18 orang, tiga meninggal dunia dan 15 selamat. Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian tepatnya di belakang Kapal kargo MV Habco Pioneer, kemudian dievakuasi oleh tim yang selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Eretan dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara.

“Korban ditemukan di belakang kapal Habco Pioneer, dan langsung dievakuasi,” tuturnya.

Saat ini lanjut Deden, pihaknya juga terus mencari 14 orang ABK yang masih dinyatakan hilang dengan mengerahkan KN SAR Wisnu, KRI Cucut dan KM Gelora Asmara. Pencarian juga akan kembali menyisir ke dalam bangkai kapal dan juga jaring di sekitar lokasi, karena korban yang ketiga ditemukan tidak jauh dari lokasi semula.

“Kita sudah perintahkan anggota selam untuk melihat kembali di dalam dan juga sekitar jaring,” kata Deden.

Menurutnya, pencarian di sekitar kapal terutama di dalam Kapal Barokah Jaya dipastikan sudah tidak ada lagi korban, karena pihaknya tiga kali mencari ke areal tersebut.

“Kita sudah pastikan di dalam lambung kapal tidak ada lagi korban,” ujarnya.

Kapal Nelayan Barokah Jaya yang berukuran 28 GT mengalami tabrakan dengan Kapal kargo MV Habco Pioneer yang berukuran 17.979 GT di perairan laut Kabupaten Indramayu pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB.

Deden menambahkan, tim di lapangan terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dan diharapkan bisa segera dievakuasi.

“Kita berharap pencarian bisa sesegera mungkin dan kami kerahkan semua unsur yang ada,” tukasnya. (adi/ant)

Tags: , , ,