Tiga Polisi Penembak Laskar FPI Diancam 15 Tahun Bui

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono. (ANTARA/HO-Polri/am)

Jakarta, Pelitabaru.com

Bareskrim Polri menetapkan 3 anggota Polda Metro Jaya penembak 4 Laskar FPI pengawal Rizieq Shihab jadi tersangka, Selasa (6/4/2021). Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, ketiga tersangka dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 KUHP.

“Tetap seperti kemarin Pasal 338 juncto Pasal 351 KUHP,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/4/2021).

Penetapan tersebut setelah dilakukan gelar perkara pada Senin (5/4/2021) lalu. Salah satu tersangka berinisial EZP sudah meninggal dunia.

“Kesimpulan dari gelar perkara yang dilakukan maka status dari terlapor tiga tersebut dinaikkan menjadi tersangka,” kata Rusdi.

Rusdi menyebut, untuk tersangka berinisial EPZ tidak akan dilanjutkan proses hukumnya karena dinyatakan meninggal.

“Akan tetapi ada satu terlapor inisial EPZ meninggal dunia berdasarkan 109 KUHP, karena meninggal dunia maka penyidikannya langsung dihentikan,” ujar Rusdi.

Sementara inisial dua tersangka lainnya tidak disebutkan.

“Nanti akan disampaikan,” singkat Rusdi.

Sebelumnya, 1 dari 3 anggota Polda Metro Jaya terduga unlawful killing ke 4 pengawal Habib Rizieq tewas di Tangerang Selatan pada 4 Januari lalu. Laporan terhadap anggota polisi berinisial EPZ tersebut dihentikan karena meninggal dunia.

Dalam dokumen kematian yang ditampilkan polisi pada 26 Maret 2021, EPZ merupakan Elwira Pryadi Zendrato. Disebutkan, dia meninggal dunia karena kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. (net/bil)

Tags: , , ,