Terjaring Razia, Pengemis ‘Dihukum’ Suntik Vaksin

Satgas Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor melakukan razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan melakukan vaksinasi, Kamis, 2/9/2021 (Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor, Pelitabaru.com

Puluhan gelandangan dan pengemis yang ada di Kota Bogor ‘dipaksa’ untuk menjalani vaksinasi COVID-19. Sebelumnya, 20 gelandangan dan pengemis ini terjaring razia di kawasan lampu merah Sawojajar dan kawasan Air Mancur pada Kamis (2/9/2021).

Menurut Camat Bogor Tengah Abdul Wahid, petugas berhasil menjaring gelandangan dan pengemis ini setelah tim melakukan penyisiran selama hampir dua jam.

Dari penyisiran ini, petugas membawa 20 gelandangan dan pengemis yang selanjutnya di bawa ke Kelurangan Ciwaringin untuk disuntik vaksin COVID-19.

“Alhamdulillah, di lapangan tidak mendapatkan kendala dan mereka mau divaksin,” kata di kepada awak media.

Menurut dia, pemerintah Kota Bogor memang tengah menggencarkan vaksinasi dengan sasaran gelandangan, pengemi dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) agar mereka tidak terpapar COVID-19. masyarakat.

“Mereka saat ini terus berhubungan dengan orang banyak melebihi dari kita, sehari-hari dengan pola hidup yang kurang sehat menjadi prioritas kita,” ucapnya.

Ia juga mengatakan akan melakukan penyisiran warga yang berada di Kecamatan Bogor Tengah, termasuk PMKS yang kerap beraktivitas di sekitaran Kecamatan Bogor Tengah.

“Saat ini pelaksanaan vaksin dilakukan di dua titik yakni di Kelurahan Ciwaringin, dan Sempur. 11 Kelurahan terus kami sisir, dan capaian saat ini sudah tinggi 76 persen,” imbuhnya.

Meski capaian vaksin di wilayahnya terbilang sudah tinggi, namun masih banyak PMKS seperti pengemis, gepeng, dan para pengamen yang belum melaksanakan vaksinasi. Padahal, aktivitas mereka sangat sering berhubungan dengan masyarakat.

“Akhirnya karena vaksin ini untuk warga, jadi kami melakukan penyisiran agar mereka yang setiap hari beraktivitas di lapangan dan bersentuhan dengan banyak orang tetap terjaga dan terhindar dari Covid-19, intinya agar tervaksin semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Merdeka, dr Oki Dyah Zulfikar mengatakan, vaksinasi dengan sasaran masyarakat Kecamatan Bogor Tengah terus digenjot agar bisa 100 persen.

Selain untuk warga yang tinggal di Kecamatan Bogor Tengah, sasaran saat ini adalah PMKS yang lalulalang di Kecamatan Bogor Tengah.

Meski demikian, mereka harus melalui prosedur seperti pendaftaran, skrining, hingga observasi setelah menjalani vaksinasi.

“Sasaran untuk hari ini 260 vaksin dengan jenis sinovac. Kita sesuaikan dengan ketersediaan vaksinasinya,” katanya.(dkw/mtr)

Tags: , , , , ,