Stok Menipis, Peserta Didik Sespimmen Polri Sumbang Darah

Bandung, Pelitabaru.com

Sejumlah Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg angkatan 51 tahun ajaran 2021, menyumbangkan darahnya untuk membantu stok darah Palang Merah Indonesia (PMI).

Kegiatan donor darah yang dilakukan para perwira polisi diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sesama anggota Polri juga masyarakat untuk ikut berperan membantu ketersediaan darah yang dimiliki oleh PMI di tengah pandemi Covid-19.

Kompol Candra Sasongko, salah satu peserta didik Sespimma mengatakan pelaksanaan donor darah kali ini diikuti sebanyak lima orang perwira polisi yang juga sebagai siswa Sespimmen ke-61 Tahun Ajaran 2021 yakni Kompol Alex Sandy Siregar, Kompol Bramastyo Priaji, Kompol Candra Sasongko, Kompol Dony Satria Wicaksono, Kompol Eko Munarianto, dan Kompol Victor Inkiriwang.

“Bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa kami sengaja melakukan donor pada malam hari di PMI Kota Bandung jalan Aceh No.79, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat usai berbuka puasa dan melaksanakan salat tarawih,” kata dia

Dia mengatakan, meski tidak seberapa akan tetapi kegiatan yang dilakukan ini diharapkan bisa menambah dan memenuhi kebutuhan stok darah harian agar tidak terjadi kekurangan darah di wilayah Bandung. Ia juga mengajak pada 270 perwira polisi yang tengah menjadi peserta didik Sespimmen Polri Dikreg angkatan 51 tahun ajaran 2021, ikut dalam kegiatan tersebut.

“Ini menjadi Inisiatif kami para peserta didik Sespimmen sebagai bentuk kepedulian kami untuk membantu sesama. Apalagi, darah merupakan kebutuhan penting yang harus tersedia sewaktu-waktu,” ucapnya.

Dia mengatakan pelaksanaan donor darah untuk memenuhi stok darah PMI itu tetap menerapkan protokol kesehatan agar potensi penularan Covid-19 dapat dihindari.

“Kami pastikan penerapan protokol kesehatan baik dari segi peralatan hingga petugas disesuaikan agar mencegah Covid-19,” ujar polisi yang akrab disapa Condro.

Senada diutarakan Kompol Bramastyo Priaji, dimasa pandemi seperti sekarang stok darah di PMI seringkali menipis. Sementara, kebutuhan akan darah bisa datang sewaktu-waktu. Berdasarkan data PMI Kota Bandung, pada periode Februari 2021 lalu saja, stok darah PMI berkurang hingga 50 persen sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan darah 100 persen, sesuai permintaan rumah sakit.

“Mudah-mudahan kegiatan kita ini bisa menjadi budaya di masyarakat kita dan bisa membantu banyak masyarakat yang membutuhkan dan langkah kecil kami ini bisa diikuti oleh banyak kalangan sehingga stok darah di PMI bisa terjaga,” kata dia. (*)

Tags: , , ,