Pemuda Milenial Pimpin Kadin Kota Bogor

Ketua Kadin Jabar Cucu Sutara (kanan) dan Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi (kiri). (Foto: bogor-kita.com

Bogor, Pelitabaru.com

Kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor kembali diisi seorang anak muda. Adalah Almer Faiq Rusydi yang berhasil meneruskan suksesi Erik Suganda untuk memimpin organisasi milik para pengusaha kawakan periode 2021-2026.

Almer terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Kota (Mukota) ke-VII di Hotel Salak Heritage, Senin (5/4/2021), usai seterunya, Agus Junaedi memilih mundur.

Seusai terpilih, Almer mengucapkan terima kasih kepada panitia Mukota ke VII Kadin Kota Bogor baik SC/OC serta jajaran tim sukses mses yang telah mensukseskan Mukota.

Ia berharap Kadin selalu gigih dan bersinergi di masa pandemi, sehingga Kadin Kota Bogor dapat memberikan kontribusi guna membangkitan ekonomi negeri. Almer berterimakasih kepada para pengusaha Kota Bogor yang telah memberikan kepercayaan dan mendukung penuh, serta memberikan amanah sebagai bos Kadin.

“Kadin ini bukan milik ketua saja, bukan milik kelompok usaha tertentu saja, tapi Kadin adalah milik kita bersama, milik segenap pelaku usaha dan harus menjadi kebanggaan rakyat Kota Bogor,” tandasnya.

Almer juga menghormati keputusan Agus Junaedi dan Deswaty Diningsih yang mundur dari pencalonan. Selaku ketua formatur, ia menetapkan empat anggota formatur untuk menyusun kepengurusan Kadin Kota Bogor. Yakni Erik Suganda, Felix Marta, Dida Wahyudi dan Deni Andrianto.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, bila melihat UU nomor 1 tahun 1987, ada dua tujuan Kadin. Pertama membina dan mengembangkan pengusaha. Kedua membangun iklim usaha yang kondusif, sehingga pengusaha mampu untuk bersaing dan berkontribusi.

“Besar harapan saya kembali lagi semua kepada tujuan dari Kadin yang kedua tadi siapapun ketua yang terpilih kalau tidak berhasil mengembalikan ketujuan awal dianggap gagal.

Saya ingatkan dua tujuannya, saya berharap siapa ketuanya dlsaya dapatkan informasi bahwa Kadin mengadakan pelatihan UMKM, Kadin memperdayakan pelaku wisata, fokus untuk melakukan couching untuk para milenial. Saya berharap betul Ketua Kadin bisa duduk bersama saya, Bappeda, Disperindag dan UMKM,” jelasnya.

Bima juga menegaskan, Kadin bukan tujuan untuk membagi-bagikan proyek. Ia pun menantang ketua terpilih untuk tetapkan target.

“Di 2024 beberapa pengusaha baru yang dicetak Kadin, berapa PAD yang dihasilkan oleh kadin. Jangan di sederhanakan untuk membangun kondusifitas untuk membagi bagi proyek APBD.

“Hari ini kita perlu ekonomi kita bangkit dari pandemi, Kota Bogor punya potensi luar biasa dan Kadin harus menunjukan kinerja dan programnya,” tuturnya.(ega)

Tags: , ,