Oknum Kapolsek Cabuli Anak Tersangka

Ilustrasi Korban Tindakan Asusila. (Foto: Shutterstock)

Parigi, Pelitabaru.com

Sorotan publik nusantara seharian kemarin tengah tertuju ke Kab Parigi, Sulawesi Tengah. Dimana sebuah tragedi memilukan terjadi. Seorang oknum perwira polisi tega mencabuli anak gadis dengan iming-iming bakal membebaskan ayahnya dari jeruji besi.

Kasus asusila yang menjerat oknum Kapolsek, Iptu IDGN diungkap langsung sang korban S (20). Dia tegas mengaku telah diperkosa Iptu IDGN dengan janji akan membebaskan ayahnya yang dijadikan tersangka kasus pencurian dan ditahan.

Awalnya, S mengungkapkan kesaksiannya usai 2 kali diperkosa Iptu IDGN di salah satu hotel di Parigi. S (20) memberikan kesaksian soal aksi bejat Iptu IDGN itu ke sejumlah jurnalis Sulawesi Tengah.

“Dia (Iptu IDGN) rayu, dia bilang, nanti dibantu sama Bapak kalau misalnya saya mau temani dia tidur. (Membantu) Mengeluarkan papa, membebaskan papa. Terus rayuannya begitu terus dia bilang,” ujar S dalam pengakuannya, Senin (18/10/2021).

S awalnya tidak terpengaruh dengan bujuk rayu Iptu IDGN, hingga akhirnya dia terpaksa menuruti permintaan Iptu IDGN demi ayahnya dibebaskan dari penjara.

“Selama 2 minggu sampai 3 minggu dia merayu terus. Terus akhirnya saya mau karena saya pikir saya punya papa mau keluar, jadi saya mau,” katanya.

Namun, janji Iptu IDGN untuk membebaskan ayah S tidak ditepati usai memperkosa S. Dia malah hanya memberikan uang kepada S dengan dalih membantu ibu S.

“Dia kasih saya uang, dan dia bilang ini untuk mama kamu, bukan untuk membayar kamu, ini untuk membantu mama karena dia kasihan mama,” ungkap S.
Kemudian hari Iptu IDGN malah kembali mengajak S bertemu dan melakukan pemerkosaan.

“Dia ajak lagi kedua kalinya, dan ada chatnya. Harapan saya memang bisa mengeluarkan papaku,” tuturnya.

Polda Sulteng saat ini sedang menangani kasus tersebut. Si Kapolsek sudah dibebastugaskan.

Baca Juga :  Tiga Polisi Penembak Laskar FPI Diancam 15 Tahun Bui

“Hasil dari investigasi sampai dengan saat ini barang bukti yang sudah didapat adalah percakapan melalui WA,” ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat dihubungi, Sabtu (16/10).

Didik menyebut tim investigasi belum menemukan barang bukti lain dalam kejadian ini. Saat ini, tim investigasi masih terus bekerja.

“Untuk yang lainnya belum didapatkan,” imbuhnya.

Belakangan diketahui, ayah S yang ditahan di Polsek Parigi merupakan tersangka kasus pencurian ternak.

“(Tersangka) pencurian ternak,” kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Pranoto saat dihubungi, Senin (18/10/2021).

Namun Didik belum merinci berapa ekor, termasuk soal jenis ternak, yang dicuri tersangka.

“Nggak tahu berapa,” ujarnya.

Sementara itu, Didik mengatakan kasus Kapolsek Parigi Iptu IDGN ini masih dalam proses pemeriksaan.

“Masih proses pemeriksaan, nanti perkembangannya,” tuturnya.

Terkait video pengakuan S yang menyebut telah 2 kali diperkosa Iptu IDGN, Polda Sulteng menegaskan masih melakukan penyelidikan termasuk pemeriksaan.

“Kebenaran dari video pengakuan korban yang berinisial S (20), itu bisa lihat setelah ada hasil dari pemeriksaan korban. Hari ini tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan korban dan mungkin sementara berlangsung,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto, Senin (18/10/2021).

Didik mengatakan pihaknya belum bisa memberikan tanggapan lebih luas terkait adanya video pengakuan korban. Namun, di video tersebut, sudah ada sama penyidik untuk dijadikan perbandingan dengan hasil BAP.

“Yah kita tunggu saja dulu hasil pemeriksaan korban, nanti hasilnya akan kami sampaikan secepat mungkin,” ucapnya.(ega/det)

Tags: , , , ,

Don`t copy text!