Kajati Jabar Realisasikan Nawa Cita Presiden Buka Lapangan Kerja dan Tingkatkan Perekonomian Rakyat

Bandung, Pelitabaru.com

Komitmen Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Ade Sutiawarman menjalankan dan mengawal program Nawa Cita Presiden Republik Indonesia untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekomian rakyat, tak perlu diragukan lagi. Hal itu dapat dilihat dari keseriusannya dalam rapat  dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Selasa (6/6/2023).

Pada kesempatan ini, Ade sengaja mengumpulkan tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Bidang Intelijen Kejati Jabar. Tujuannya, agar Proyek Strategis Nasional, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Citarum, berjalan dengan baik tanpa kendala.

“Mengacu kepada Nawacita Presiden Republik Indonesia tahun 2019 s/d tahun 2024 dan RPJMN tahun 2020 s/d tahun 2024, diharapkan dengan pengembangan infrastruktur tersebut dapat mendongkrak lapangan kerja baru dan mempercepat peningkatan nilai tambah perekonomian rakyat dengan program perlindungan sosial dan program padat karya tunai serta berdasarkan Instruksi Presiden nomor 1 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional,” kata Kejati Jabar dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Ir. Bastari, M.Eng menyampaikan bahwa salah satu kegiatan yang dipaparkan dapat menyentuh langsung pada masyarakat atau kelompok tani dalam P3-TGAI.

“Kepada tim Walpam mencakupi beberapa kegiatan dan kendala-kendala yang dapat menghambat kegiatan yang dimohonkan, diharapkan bisa dikawal dalam upaya percepatan proyek strategis nasional ini,” tandasnya.

Sekedar diketahui, hadir dalam rapat Kepala BBWS Cimanuk Cihujay, Kepala SNVT PJSA Cimanuk Cisanggarung, Kepala SNVT PJPA I Cimanuk-Cisanggarung, Kepala SNVT PJPA II Cimanuk-Cisanggarung,  Kepala Satker OP Cimanuk-Cisanggarung dan Kepala SNVT Pembangunan Pembangunan.

Selain itu, ada pula sejumlah Satuan Kerja (Satker), diantaranya Satker SNVT PJSA Citarum, Satker SNVT PJPA Citarum, Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA Citarum dan Satker SNVT Pembangunan Bendungan Citarum serta Satker Air Tanah dan Air Baku Citarum.

Baca Juga :  Hotel Bintang di Bandung Jadi Tempat Tinggal Sementara Tenaga Medis Covid-19

Sebelumnya, Kejati Jabar melaksankan perjanjian kerjasama dan fakta Integritas dalam program percepatan peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 TGAI) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Tahun Anggaran 2023.

Kajati Jabar, Ade Tajudin mengatakan hal itu dilakukan guna mendukung terwujudnya Nawa Cita Presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024.

“Diantaranya, Pembangunan Infrastruktur, Pembangunan SDM, Mengundang Investasi, Mereformasi Birokrasi, Menjamin Penggunaan APBN yang Fokus dan Tepat Sasaran,” kata Ade ketika menjadi pembicara yang bertempat di Hotel Ibis, Bandung, Kamis (11/5/2023) lalu.

Karena, kata dia, kejaksaan sebagai aparat penegakan hukum diberi kepercayaan mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) agar terarah, tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

“Ada beberapa ancaman yang dapat menghambat suksesnya kegiatan tersebut diantaranya terjadinya Korupsi, Bencana alam,” ucap Ade.

Dia merinci, ada beberapa titik rawan yang sering terjadi tindak pidana korupsi, diantaranya perencanaan, Penganggaran, hibah dan bansos, pajak dan retrebusi, pengadaan barang dan jasa, perizinan, tata kelola dana desa, manajemen aset/BMN.

“Jual Beli Jabatan beberapa titik rawan itu banyak terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan Kepala Desa dalam pengelolaan anggaran Dana Desa, apabila ada hal-hal yang dirasa kurang dipahami mengenai aturan-aturan dapat berkonsultasi ke Kejaksaan,” terangnya.

Sebagai informasi, Jaksa Agung memerintahkan untuk mengawal tiap desa dalam Pengelolaan Dana Desa agar terhindar dari Perbuatan Melawan Hukum sehingga Kegiatan yang dikerjakan dapat terarah sehingga kepentingan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

Kajati juga meminta apabila ada hal-hal yang dirasa kurang dipahami mengenai aturan-aturan dapat berkonsultasi ke Kejaksaan. (adi/fuz/gin/*)

Tags: ,