Dana BOS Bagi Siswa SD dan SMP di Kab Bogor Naik 19 Persen

Foto: headlinebogor.com

Bogor, Pelitabaru.com

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2021 bagi SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kabupaten Bogor tahun 2021 naik sebesar Rp 19 persen atau sebesar 869 miliar. Demikian disampaikan Staff Sesditjen PAUD, Dikdasmen, Dikmen Kemendikbud RI, Yohanes Triyuwono, usai Pembukaan Bimtek Tata Kelola Dana Bos Regular, di Hotel Arimbi Megamendung Kabupaten Bogor. Jumat (26/3/2021).

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memberikan tambahan bantuan Dana Bantuan Operasional Sekolah tahun 2021 bagi SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kabupaten Bogor. Ada kenaikan tambahan bantuan Dana BOS sebesar 19%, dari pada tahun 2020 yang tadinya sebesar Rp900.00;00/siswa bagi sekolah SD, kini naik jadi Rp1.070.000,00, sedangkan untuk SMP menjadi 1,2 juta,” ungkap Yohanes.

Yohanes Triyuwono menjelaskan bahwa tahun 2021 ada perubahan kebijakan baru kaitan pemberian Dana BOS regular di Indonesia. Sebelumnya Dana Bos diberikan secara merata ke seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia dengan nilai yang sama, kini pemberian Dana BOS diberikan berdasarkan Indeks Kemahalan dan Indeks Kesulitan Akses Sekolah di tiap Kabupaten/Kota di Indonesia.

Yohanes mengatakan, penambahan Dana BOS reguler tahun 2021 untuk Kabupaten Bogor rinciannya adalah 268,5 miliar untuk SMP dan 554,3 miliar untuk SD. Penambahan berdasarkan kriteria indeks kemahalan dan indeks kesulitan akses jangkau sekolah. Di Kabupaten Bogor masih banyak yang tinggi indeks kesulitan akses sekolahnya, sehingga ada penambahan Dana BOS sebesar 19% di tahun ini.

“Dana Bos reguler sekarang lebih adil artinya menyesuaikan dengan kondisi setiap daerah. Untuk  daerah sulit dan mahal diberikan unit cost lebih tinggi, salah satunya Kabupaten Bogor, sedangkan daerah lebih mudah dan tingkat kemahalan tidak terlalu kita berikan cost lebih rendah, kalau dulu kan sama pukul rata,” ungkapnya.

Menurutnya, melalui mekanisme itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. “Kualitas pendidikannya meningkat, kinerja tenaga pendidik juga akan meningkat dengan optimal,” imbuhnya. (ahp)

Tags: , , ,