Dalam Berpolitik, Begini Nasib Prabowo

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan santunan kepada anak yatim piatu dalam perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Senin, 6 Januari 2023. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Pelitabaru.com

Nama Prabowo Subianto dalam blantik perpolitikan Indonesia bukan hanya dikenal sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, melainkan juga menjadi harapan masyarakat untuk bisa memimpin negara ini.

Kendati begitu, perjalanan karir Prabowo bukan tanpa cela. Bahkan, ia sendiri mengakuĀ  sering dibohongi dan dikhianati selama terjun ke dunia politik. Ungkapan itu ia katakana dalam sambutannya di HUT ke-15 Gerindra, Senin (6/2/2023).

Hebatnya, meski mengaku kerap dibohongi, namun Prabowo menegaskan dirinya tidak akan menjadi pembohong ataupun pengkhianat.

“Ada yang mengatakan Prabowo sering dibohongi, Prabowo sering dikhianati, tidak ada masalah. Yang penting adalah Prabowo tidak bohong dan tidak berkhianat,” ujar Prabowo yang langsung disambut bertepuk tangan para kader dan pengurus Gerindra yang hadir.

Prabowo pun berterima kasih kepada kader Gerindra yang masih memberikan kepercayaan kepadanya hingga saat ini. Dia berkomitmen tidak akan mengecewakan kepercayaan para kader Gerindra.

“Dan kita harus memberi contoh sifat negarawan, kita harus memberi contoh sifat ksatria, kita harus memberi contoh sikap yang benar, kita harus memberi contoh bahwa ikut politik bersama Gerindra itu adalah politik yang lurus, politik yang benar, politik yang tidak pernah mau berkhianat, tidak pernah mau menipu. Ada yang mengatakan politik itu kotor, silakan. Kita memilih politik yang bersih. Politik yang lurus,” tegas Prabowo.

Prabowo menegaskan Gerindra akan selalu menjalankan keyakinan dan cita-cita mereka. Menurutnya, Gerindra ingin Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Kita ingin ada keadilan dan kemakmuran di republik kita. Kita ingin seluruh rakyat Republik Indonesia bisa senyum dan ketawa. Kita tidak ingin ada rakyat kita yang bingung makan apa kali ini atau besok,” imbuhnya.

Baca Juga :  PBB Pun Ajukan Gibran Sebagai Pendamping Capres Prabowo

Sementara itu, dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-15 Partai Gerindra ini, anggota DPR Fraksi Gerindra Romo Syafi’I membacakan doa dan memohon-mohon kepada Allah SWT agar Prabowo menjadi Presiden.

Awalnya, Romo mengklaim bahwa sudah banyak yang Gerindra perbuat selama 15 tahun berdiri. Namun, Gerindra masih ingin berbuat lebih. Dia menyebut puncak kekuasaan Indonesia ada di tangan Presiden.

“Di negara yang berasaskan demokrasi, ya Allah, dengan sistem presidential, puncak kekuasaan ada di tangan Presiden, ya Allah,” ujar Romo saat membacakan doa.

Romo menjelaskan, Presiden memiliki kebijakan yang akan membuat mereka mudah dalam menebarkan pertolongan kepada rakyat miskin hingga rakyat yang terzalimi. Maka dari itu, Romo berdoa dan memohon-mohon agar Prabowo bisa menjadi Presiden 2024.

“Karena itu ya Allah, di usia Partai Gerindra yang ke-15 ini, kami mohon padamu beri kami kesempatan menjadikan Bapak Prabowo jadi Presiden RI. Wahai ya Allah, kami berani menadahkam tangan ini kepadamu ya Allah, memohonkan beliau menjadi Presiden,” imbuh Romo.

Romo mengatakan Gerindra sangat mengenal kepribadian Prabowo. Menurutnya, Prabowo adalah sosok yang sangat menyayangi bangsa Indonesia. Selain itu, Prabowo juga sangat prihatin terhadap masyarakat yang miskin dan tertindas.

“Karena itu, beri kemudahan kepada Bapak Prabowo dengan dukungan Partai Gerindra dan seluruh rakyat Indonesia agar di 2014 (2024) Prabowo menjadi Presiden. 2024 Prabowo jadi Presiden,” kata Romo yang diamini oleh para kader Gerindra.

Sekedar diketahui, perayaan HUT ke-15 Gerindra ini dihadiri langsung oleh Prabowo, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, hingga Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani. (adi/fuz/gin/*)

Tags: