Curug Ibun Pelangi, Si Cantik dari Majalengka

Majalengka, Pelitabaru.com

Saat Cukang Taneuh di Ciamis naik daun dengan julukannya sebagai Green Canyon, tempat ini mendapatkan saingan dengan julukan yang sama. Pesaingnya berasal dari Majalengka berupa Curug Ibun Pelangi yang berada di punggung Gunung Ciremai. Bila ke Majalengka, wajib hukumnya datang ke tempat ini.

Belakangan ini, pariwisata Kabupaten Majalengka tengah menggeliat. Kawasan yang menjadi fokus dan perburuan traveler di sana adalah di punggung Gunung Ciremai. Di sana tersimpan sebuah keindahan alam yang lagi digandrungi para pecinta alam. Traveler yang pernah datang ke lokasi sampai menyebut daerah tersebut sebagai Grand Canyon atau Green Canyon.

Green Canyon ini sebenarnya suatu kawasan yang terdiri dari gua, sungai dan air terjun yang bernama Curug Ibun Pelangi. Lokasinya berada di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura. Kini foto-foto destinasi ini telah berkelana di dunia maya di mana siapa saja bisa mengaksesnya sehingga ramai pula pengunjung yang datang ke sana.

Meski untuk menjangkau ke lokasi dibutuhkan perjuangan yang lumayan melelahkan karena tempatnya yang belum tersentuh pembangunan namun tidak menyurutkan minat traveler untuk datang dan menikmati keindahan alamnya. Tentu trekking dengan jalan kaki adalah satu-satunya cara untuk bisa menjangkau ke lokasi.

Lokasinya yang berada di punggung Gunung Ciremai membuat suasana di sana sangat sejuk dan terkesan dingin. Air yang mengalir menuju Curug Ibun Pelangi ini berasal dari Sungai Cilogkrang. Sepanjang aliran sungai ini akan terlihat dinding tebing yang terbentuk dari aliran lava yang telah membeku selama jutaan tahun.

Nama Ibun Pelangi sendiri berasal dari penyebutan warga atas fenomena cipratan air terjun yang terkena sinar matahari dan menampilkan biasa cahaya seperti pelangi. Pelangi ini kerap muncul saat kemiringan matahari 60 derajat. Pemandangan ini yang membuat curug tersebut sangat eksotis.

Meskipun belum terkelola dengan maksimal namun jangan khawatir untuk urusan makanan. Sebab tak jauh dari lokasi terdapat warung makan milik warga sekitar, Anda bisa mampir untuk melepas dahaga atau makan di sana. Jika menuju ke lokasi, banyak-banyaklah bertanya pada warga sekitar karena belum banyak papan penunjuk arah menuju ke lokasi. (acs)

Tags: ,