Capaian Vaksinasi Belum Mencapai 70 Persen

Ilustrasi Vaksin (Foto: Getty Images/iStockphoto/Worayuth Kamonsuwan)

Bogor, Pelitabaru.com

Bupati Bogor, Ade Yasin lakukan Rapat Koordinasi dengan camat se-Kabupaten Bogor bahas percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor, di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Senin (11/10/2021).

Bupati Bogor tegaskan saat ini seluruh stakeholder mulai dari tingkat Kabupaten, TNI, Polri, Kecamatan dan Desa sedang gencar melakukan percepatan vaksinasi agar target 70% vaksinasi di Kabupaten Bogor bisa segera tercapai.

Menurut Ade Yasin, vaksinasi di Kabupaten Bogor sudah mencapai 2.635.404 dosis atau 31 persen dengan rincian dosis pertama 1.800.605 atau setara 42 persen, dosis kedua 824.660 atau setara 19,persen dosis ketiga 10.139 atau setara 77,persen.

“Kami menggerakan Perangkat Daerah, TNI, Polri, PD Pasar, sektor pendidikan dengan vaksinasi di sekolah-sekolah agar bisa mempercepat vaksinasi di Kabupaten Bogor. Sekolah-sekolah seperti SMP, SMA lalu madrasah, pondok pesantren dan perguruan tinggi, jika sekolah tidak mau melaksanakan vaksinasi maka Pembelajaran Tatap Muka-nya bisa ditunda. Sasaran kita masyarakat terpencil, pasar juga petani dan kelompok tani, kita sasar semua,” tegas Ade Yasin.

Menurutnya, untuk percepatan vaksinasi masyarakat lanjut usia ia akan lakukan dengan jemput bola, terlebih Pemkab Bogor memiliki 111 Nakes untuk bisa diturunkan ke desa-desa, bila perlu mereka tinggal sementara dirumah para kepala desa, bagi wilayah yang sulit menjangkau vaksinasi.

“Semua harus kita sasar, target 70% harus tercapai, karena kalau belum bisa mencapai  70 persen vaksinasi kita belum bisa turun ke level 2, karena minimal 50 persen vaksinasi untuk bisa ke level 2, kita akan kejar  20 persen.  Kita akan naikan dari 50 ribu vaksinasi perhari jadi 70 ribu vaksinasi per hari. Alhamdulilah untuk ketersediaan vaksin, kita aman ada di Dinkes, TNI, Polri dan gotong royong,” ungkap Ade Yasin.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, selain vaksinasi Pemkab Bogor juga tengah meningkatkan proses pembangunan melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) saat ini sudah terbangun infrastruktur di 545 titik, 356 desa dan 39 kecamatan.

Kemudian penuntasan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diberikan langsung kepada penerima bantuan melalui APBD dengan memberikan buku tabungan kepada mereka dengan saldo sebesar 15 juta rupiah.

“Termasuk persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bogor, persiapan penyelenggaraan pemilihan umum 2024, dengan memutakhirkan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB), jumlah DPB sebelumnya   3.480.019, jumlah data pemilih bulan berjalan menjadi 3.488.985, serta penghapusan Koordinator Layanan Satuan Pendidikan di wilayah, sebagai tindak lanjut Permendagri 12 tahun 2017,” tandasnya.(dkw)

Tags: , ,