Bang JaTi dan PLKK se-Jakarta Timur Sosialisasikan Permenaker 5 Tahun 2021

Pulo Gebang, Pelitabaru.com

Bang JaTi (Cabang se-Jakarta Timur) yang terdiri dari BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang, Jakarta Rawamangun dan Jakarta Ceger menggelar kegiatan webinar dengan Rumah Sakit kerja sama PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja) se-Wilayah Jakarta Timur dengan tema Monitoring dan Evaluasi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja dan Sosialisasi Permenaker 5 Tahun 2021, Rabu (14/7/2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Asisten Deputi Direktur Manajemen Risiko dan Wasrik selaku Pejabat Pengganti Sementara Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Walter Sigalingging.

Dalam sambutannya, Walter mengatakan sampai saat ini BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta sudah bekerja sama dengan 114 Rumah Sakit, 104 Klinik, 49 Puskesmas dan 3 Balai Latihan Kerja.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menyinergikan kita semua dan saya berharap peserta BPJAMSOSTEK yang mengalami kecelakaan kerja dapat diberikan pelayanan secara maksimal agar peserta tetap tenang,” kata Walter.

Sementara itu Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun selaku Koordinator Bang JaTi (Cabang Jakarta Timur) Aland Lucy Patitty menyampaikan, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan tata kelola dan kualitas pelayanan di PLKK serta mendorong optimalisasi dan utilisasi PLKK se-Wilayah Jakarta Timur, meningkatkan pemahaman petugas di fasilitas kesehatan yang bekerja sama terkiat prosedur PLKK serta meningkatkan kinerja jejaring PLKK dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja.

Narasumber kegiatan tersebut dr. Yulherina, MKM, PKK SpKKLP dari PT Dukung Medika Selaras dari pihak eksternal menyampaikan Dinamika Pelayanan Kesehatan Berbasis Asuransi.

Dalam penyampaian materi tersebut, Rina mengatakan keberadaan provider PLKK adalah mitra stategis untuk memberikan pelayanan kepada peserta BPJAMSOSTEK.

“Tanggung jawab kesehatan itu ada pada diri sendiri bukan pada BPJAMSOSTEK,” kata Rina.

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Jefri Iswanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta yang sudah meluangkan waktunya untuk mengikuti webinar. Sebanyak 50 perwakilan masing-masing PLKK hadir dari 65 PLKK yang diundang.
Maksud dari tujuan ini adalah melakukan sosialisasi, edukasi dan evaluasi jejaring PLKK di wilayah Jakarta Timur terkait mutu layanan terutama dimasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Jefri.

Selain materi dari eksternal, Bang JaTi juga memaparkan materi tentang Evaluasi PLKK dan Sosialisasi Permenaker nomor 5 tahun 2021 yang di sampaikan oleh Ervita Palupi selaku Case Manager BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun.

Dalam kegiatan tersebut peserta sangat antusias dalam mengikuti webinar.
Dalam penyampaian materinya Ervita kembali menjelaskan tentang program PLKK dan apa yang termasuk kedalam kejadian kecelakaan kerja apa lagi didalam masa pandemi saat ini.

Ervita juga menjelaskan bahwa kalau ada tenaga medis yang terpapar dari pasien di Rumah Sakit itu adalah termasuk dalam Penyakit Akibat Kerja, sedangkan kalau terpapar dari karyawan RS tersebut tidak termasuk ke dalam Penyakit Akibat Kerja.

Dalam kegiatan tersebut juga diberikan kuis kepada peserta seperti peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar dan paling banyak lalu ada juga kategori pertanyaan terbaik.

“Supaya kegiatan seperti ini sering diadakan apalagi ada peraturan terbaru supaya tidak terjadi kesalah pahaman antara BPJAMSOSTEK dengan Provider Rumah Sakit yang bekerja sama dalam PLKK,” tutup Jefri. (dok)

Tags: , , , ,