Bogor, pelitabaru.com – Universitas Pakuan (Unpak) resmi menyambut 1.516 mahasiswa baru dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang berlangsung pada 15–16 September 2026.
Mengusung tema “Bela Negara di Era AI: Beretika, Berkarakter, Cerdas Teknologi, dan Anti Kekerasan,” Unpak menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang tak hanya mahir teknologi, tetapi juga teguh memegang etika.
Selama dua hari, rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa baru dari tujuh fakultas dan Sekolah Vokasi dibekali materi akademik, pengenalan lingkungan kampus, hingga penanaman karakter dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) secara bijak.
Rektor Unpak, Prof. Didik Notosudjono, menekankan bahwa tema PKKMB tahun ini sangat relevan dengan dinamika era digital. Menurutnya, pesatnya perkembangan AI yang telah masuk ke berbagai sektor, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga industri, harus diimbangi dengan moralitas manusia.
“Jangan hanya menjadi generasi yang mampu menggunakan teknologi. Jadilah generasi yang mampu mengendalikan, mengarahkan, dan menggunakan teknologi untuk kemanusiaan serta kemajuan bangsa,” pesan Prof. Didik saat membuka acara.
Ia mengingatkan bahwa di abad ke-21, wujud bela negara tidak lagi sebatas mengangkat senjata, melainkan diwujudkan melalui kecakapan digital dan kecerdasan moral. Mahasiswa dituntut mampu membedakan informasi dari disinformasi, serta memanfaatkan AI untuk membantu proses berpikir, bukan menggantikannya.
“AI boleh semakin cerdas, tetapi manusia tidak boleh kehilangan nurani. Informasi boleh semakin cepat, tetapi kebenaran, etika, dan tanggung jawab harus tetap menjadi pedoman,” tegasnya.
Prof. Didik juga menyampaikan bahwa Unpak berkomitmen membentuk lulusan yang sejalan dengan visi kampus: Unggul, Mandiri, dan Berkarakter. Unpak tidak hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, melainkan juga membentuk manusia yang mandiri dalam berpikir dan kuat secara moral.
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB sekaligus Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unpak, Dr. Ir. Singgih Irianto, menjelaskan bahwa PKKMB dirancang sebagai sarana adaptasi cepat bagi mahasiswa baru untuk mengenalkan sistem akademik, organisasi, serta budaya ilmiah kampus.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah penanaman nilai-nilai Pancasila, integritas, dan kedisiplinan yang diperkuat melalui nilai budaya Kepakuanan yakni silih asih, silih asah, dan silih asuh.
“Mahasiswa tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, menjaga integritas akademik, serta menyaring informasi secara etis dan bertanggung jawab,” ujar Singgih.
Sebanyak 1.516 mahasiswa baru mengikuti PKKMB 2026 ini dan tersebar di berbagai fakultas dan unit pendidikan, dengan rincian: Fakultas Ekonomi dan Bisnis 416 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya 321 mahasiswa, Fakultas Teknik 254 mahasiswa, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 177 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 152 mahasiswa, Fakultas Hukum 131 mahasiswa, dan Sekolah Vokasi sebanyak 65 mahasiswa.
Melalui pembekalan yang adaptif dan berorientasi masa depan ini, Unpak berharap para mahasiswa baru siap mengarungi perjalanan akademik dengan semangat tinggi, kecerdasan digital, dan karakter kebangsaan yang kuat. (her/zie/*)












