Bogor, pelitabaru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meminta siswa baru di setiap jenjang pendidikan pada awal tahun ajaran untuk menanam satu pohon pelindung atau pohon buah.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyikapi perubahan iklim yang semakin ekstrem belakangan ini, ditandai dengan munculnya fenomena El Nino dan La Nina akibat pemanasan global.
Menurutnya, masa depan anak-anak harus diselamatkan melalui peningkatan kesadaran dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
“Bila setiap anak di bangku sekolah melakukan penanaman pohon, merawat, dan memeliharanya serta dilaksanakan secara konsisten, maka ancaman pemanasan global yang nantinya mengancam masa depan kehidupan manusia dapat diredam. Anak-anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa terlalu banyak menghadapi kondisi yang menyulitkan untuk bertahan hidup,” ujar Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Minggu (12/7/2026).
Ia meminta Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian segera menyiapkan aturan dan melaksanakan program tersebut secara konsisten pada awal tahun ajaran 2026 yang dimulai 15 Juli 2026. (Zie)












