Remaja 9 Tahun Tewas Diterkam Anjing Pemburu di Jasinga, 20 Orang Diamankan

oleh
banner 468x60

Bogor, pelitabaru.com – Seorang remaja laki-laki usia 9 tahun asal Kecamatan Cigudeg tewas diterkam anjing saat berburu di kawasan hutan Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu 7/6/2026 sekira pukul 11.43 WIB. Polisi telah mengamankan 20 pemburu atau pemilik anjing untuk diperiksa.\

Menurut keterangan warga, korban menjadi korban jiwa saat berburu bersama kelompoknya. Warga yang mengetahui kejadian segera menolong, namun nyawa korban tidak tertolong.

banner 336x280

Kawasan hutan Jasinga memang kerap dijadikan lokasi berburu. Insiden yang merenggut nyawa anak di bawah umur ini memicu keresahan warga Jasinga, Cigudeg dan sekitarnya soal keamanan dan minimnya pengawasan aktivitas berburu liar.

Identitas lengkap korban belum dipublikasikan. Detail kondisi fisik korban juga belum dirilis pihak berwenang.

Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB siang dan langsung menuju TKP.

“Kita menerima laporan sekitar jam 12 siang dan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara. Dan benar ada sesosok mayat anak laki-laki sekitar usia 9 tahun,” ungkapnya kepada wartawan via telepon, pada, Minggu 7 Juni 2026

Iptu Agus menyebut para pemburu atau pemilik anjing sudah diamankan di Polsek Jasinga dan masih dalam pemeriksaan.

“Kita amankan sekitar lebih kurang 20 orang pemburu, kita belum tahu mereka tergabung dalam organisasi atau berasal dari wilayah mana, saat ini kita masih lakukan pemeriksaan,” katanya.

Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang untuk autopsi, namun keluarga memutuskan membawa pulang untuk langsung dikebumikan.

Untuk pertanggungjawaban hukum, para terduga pelaku terancam jeratan UU Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Kepada terduga pelaku terancam UU PPA, kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak Polres. Tapi saat ini masih dalam tahap pemeriksaan kepada ke 20 orang tersebut,” katanya.

Insiden ini menimbulkan keresahan luas. Warga meminta aparat dan Pemkab Bogor segera menertibkan aktivitas berburu liar serta memperketat pengawasan di kawasan hutan perbatasan Jasinga-Cigudeg.

“Aktivitas berburu tanpa kendali bukan cuma mengancam satwa, tapi juga nyawa manusia. Jangan sampai ada korban lagi,” kata salah satu warga.

Peristiwa ini jadi alarm keras. Penertiban berburu, edukasi hukum, dan pengawasan ketat di kawasan hutan mendesak dilakukan agar korban jiwa tidak terulang. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *