Dari Lereng Gunung ke Panggung Dunia: Mahasiswa Bogor Juara Presentasi Internasional Angkat Peran Perempuan Jaga Mangrove

oleh
banner 468x60

 

Bogor, Pelitabaru.com – Bukan dari kota besar, tapi dari desa di kaki Gunung Halimun Salak. Badrul Khamal, mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa asal Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah global.

banner 336x280

Badrul terpilih sebagai delegasi fully funded dalam program International Youth Connection di Singapura dan Malaysia. Tak sekadar hadir, ia pulang membawa penghargaan Best Presentation usai mengalahkan delegasi dari berbagai negara.

Dalam forum tersebut, Badrul mengangkat topik inovatif: “Pelibatan Peran Perempuan dalam Citizen Science melalui Pendekatan Mangrove Heritage Lab”. Ia menyoroti bagaimana perempuan bisa jadi garda depan dalam pemantauan dan pengelolaan ekosistem pesisir berbasis partisipasi masyarakat.

“Perempuan punya peran strategis, bukan cuma sebagai penjaga lingkungan di rumah, tapi juga agen perubahan dalam konservasi berbasis data dan aksi nyata,” ungkap Badrul dalam keterangannya yang diterima Pelita Baru pada, Selasa 28 April 2026.

Konsep Mangrove Heritage Lab yang ia usung menggabungkan tiga hal: edukasi, penelitian partisipatif, dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis ekosistem mangrove. Gagasan berbasis kearifan lokal inilah yang dinilai juri mampu bersaing dan relevan di level internasional.

“Saya percaya perubahan besar bisa dimulai dari desa. Ketika perempuan dilibatkan dalam citizen science, yang kita dapat bukan cuma data, tapi juga kesadaran, rasa memiliki, dan keberlanjutan,” kata Badrul.

Capaian ini tak hanya membanggakan almamaternya, Universitas Nusa Bangsa. Badrul juga berhasil memperkenalkan praktik baik masyarakat lokal Indonesia ke dunia internasional. Ia berharap model kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan ini bisa direplikasi di wilayah pesisir lain.

Prestasi Badrul Khamal jadi bukti bawa anak muda dari desa punya kapasitas jadi pemimpin perubahan global, terutama di isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. (Fex)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *