Lubang Sewu, Landskap Menawan yang Instagenic

foto : @hanakrisna_

Wonosobo, Pelitabaru.com

Sudah bukan hal yang asing lagi, kalau Wonosobo mempunyai keindahan pada pemandangan alamnya. Salah satunya adalah Kawasan Dieng. Selain itu, ada lagi wisata alam yang masih jarang terdengar yaitu Lubang Sewu Erorejo dengan beberapa keunikannya. Kira-kira seperti apa ya pesonanya? Daripada penasaran mending simak ulasan berikut yuk.

Bagi yang belum tahu, waduk tersebut terletak di Desa Erorejo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Teman Traveler yang pengen datang bisa naik kendaraan bermotor dari pusat Wonosobo. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam. Memang tergolong jauh sebab letaknya di perbatasan Wonosobo dan Kebumen. Namun jangan khawatir, rasa lelah akan terbayar begitu menginjakkan kaki di Lubang Sewu Erorejo.

Lubang Sewu Erorejo ini sebenarnya merupakan tepian dari Waduk Wadaslintang. Batu karang yang memiliki lubang berjumlah ribuan ini terlihat sangat unik. Namun sayangnya, bebatuan ini hanya muncul pada musim kemarau sebab air waduk akan surut dan batu-batu tersebut baru akan terlihat. Apabila hujan, batu-batu instagrammable tersebut akan tenggelam. Jadi, sudah tahu kan waktu yang tepat untuk datang ke sini?

Biasanya, tepiannya digunakan untuk tempat memancing ikan bagi warga sekitar. Wisata ini sendiri berperan untuk menopang kehidupan masyarakat.

Salah satu hal yang diunggulkan dari Lubang Sewu adalah lanskap menawan yang instagenic. Objek wisata ini pun pada awalnya mulai dikenal oleh masyarakat karena beberapa pengunjung yang mengunggah fotonya di instagram. Perbukitan kapur di Indonesia ini menjulang tinggi dengan waduk yang masih asri dapat menjadi latar belakang yang indah dalam jepretan lensa kameramu.

foto : REUTERS/Denis Balibouse

Selain panorama dari bebatuan yang menakjubkan, Lubang Sewu juga punya keistimewaan lain. Teman Traveler bisa melihat pemandangan matahari terbenam di sini. Caranya, datanglah pada sore hari dan carilah tempat duduk yang nyaman di antara bebatuan. Niscaya, kalian akan betah berlama-lama di Lubang Sewu karena angin sore juga ikut memanjakan.

Tak perlu khawatir soal biaya masuk, karena pihak pengelola hanya membebankan biaya tiket masuk kepada pada pengunjung sebesar Rp10.000. Sedangkan untuk biaya parkir, Teman Brisik cukup membayar Rp2.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat.

Buka setiap hari selama 24 jam, karena memang lokasinya berada di tempat terbuka. Selain dijadikan sebagai lokasi wisata, tempat ini juga sering digunakan sebagai lokasi pre wedding. Karena memang, keindahan pemandangannya sudah tidak diragukan lagi.

Dari pusat Kota Wonosobo, jarak ke lokasi Lubang Sewu Erorejo ini sekitar 45 kilometer dan dari lokasi parkir, jaraknya sekitar 200 meter.

Untuk mencari rumah makan terdekat, maka Teman Brisik tidak perlu khawatir. Karena di sekitar lokasi, ada rumah makan Pepes Nila Wadaslintang. Lokasinya bertetangga dengan Desa Erorejo, yakni di Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Dusun Bersole, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Meskipun namanya pepes nila, namun di sini juga menyediakan menu lainnya seperti nila bakar, nila goreng, nila balado dan sup nila.

Bahkan tak jauh dari lokasi juga terdapat penginapan dengan harga yang sangat terjangkau. Adalah Hotel Wisma CK, yang beralamat di Jalan Cincin Kota nomor 8, Megabiru, Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Tarifnya mulai dari Rp145.000 per malam.

Begitulah gambaran singkat tentang Lubang Sewu Erorejo. Sangat indah bukan panoramanya? Yuk jangan lupa berkunjung ketika menjelajah wisata Wonosobo.(*)

Tags: , , ,