Waduh, Kota Bogor Terapkan Sistem ‘Ganjil Genap’

Wali Kota Bima Arya.

Bogor, Pelitabaru.com

Warga Kota Bogor harus menerima konsekuensi yang tak mengenakan usai wilayahnya ditetapkan zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan Covid-19 oleh Satgas Covid-19 pusat sejak awal pekan lalu. Sejumlah kebijakan terkait pembatasan aktivitas ditambah dengan aturan yang kian ketat. Salah satunya pemberlakuan ganjil genap bagi pengguna kendaraan.

“Kami Forkopimda Kota Bogor sepakat, Kapolres juga mengusulkan untuk diberlakukan kebijakan agar di Kota Bogor pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, selama 14 hari ke depan di seluruh wilayah di Kota Bogor, akan diberlakukan ganjil genap,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kamis (4/2/2021).

Bima Arya menjelaskan, salah satu penyebab terjadinya lonjakan kasus positif di Kota Bogor karena mobilitas warga yang semakin tidak terkendali. Oleh karena itu, sistem ganjil genap Ia harapkan dapat membatasi ruang gerak masyarakat.

“Warga semakin abai, warga semakin cuek seolah-olah kondisi dan situasinya biasa. Kita melihat bahwa ancaman terbesar adalah ketika warga menganggap covid sebagai flu biasa. Ini bukan flu biasa,” kata Bima Arya.

Sosialisasi sistem ganjil genap sudah berlangsung kemarin dan besok (5/2/2021). Sehingga aturan ganjil genap akan diberlakukan mulai Sabtu (6/2/2021).

“Jadi di seluruh wilayah Kota Bogor akan diberlakukan ganjil genap. Jadi hanya mobil yang nomor belakang di plat nomornya ganjil maka diperbolehkan melintas di Kota Bogor pada tanggal ganjil, jika ujung nomornya genap maka di tanggal genap,” sambung Bima.

“Jadi hari Sabtu itu tanggal genap, maka mobil yang nomor platnya ganjil maka tidak diperbolehkan masuk Kota Bogor dan akan diputarbalikan. Konsentrasi pengawasan yang luar biasa akan kira akan mengerahkan satpol pp polisi dan tni untuk memaksimalkan kebijakan ini. ”

Kapolresta Bogor Kombes Susatyo Condro Purnomo mengaku akan mendukung kebijakan pemberlakuan ganjil genap tersebut. Menurutnya, pihaknya akan memonitor dan akan menentukan lebih lanjut titik-titik check point.

“Kami dari Polresta Bogor Kota akan mendukung semua kebijakan dari Wali Kota Bogor dalam rangka menekan tingginya mobilitas penduduk setiap harinya. Khusus di waktu weekend, Jumat Sabtu Minggu kami juga akan mendukung terkait dengan penerapan ganjil genap untuk semua kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua,” kata Susatyo.

“(Pemberlakuan ganjil genap) di semua ruas jalan, terlebih jalan protokol, kami dari Polres akan memonitor. Check point kami akan tentukan dimana saja nanti,” tambahnya.

Susatyo menegaskan, semua angkutan umum baik offline maupun online termasuk yang dikecualikan dalam kebijakan ganjil genap ini.

“Kalau untuk angkutan umum, ambulan, pelayanan sosial, termasuk vvip masuk pengecualian, ojol juga sama masuk yang dikecualikan,” tambahnya.(ega)

Tags: , , , , , , , ,