Kalimantan Selatan Dikepung Banjir, 15 Orang Tewas dan 39.549 Jiwa Mengungsi

Kalimantan Selatan, Pelitabaru.com

Banjir yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak Kamis (14/1/2021) hingga hari ini Minggu (17/1/2021) terus meluas. Semula banjir hanya menerjang di tujuh wilayah, kini meluas menjadi 10 kota/kabupaten di provinsi itu.

Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dalam laporan resmi Minggu sore tadi mencatat, sebaran wilayah terendam banjir saat ini melanda 10 kabupaten/kota. Sementara 15 jiwa meninggal dunia.

“Banjir merendam 24.379 rumah warga dan sebanyak 39.549 jiwa mengungsi,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis.

BNPB merinci, korban meninggal akibat banjir di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 7 orang. Sementara korban terdampak banjir di wilayah itu sebanyak 27.815 orang, dan masih tercatat 13.062 jiwa pengungsian. Sekitar 8.506 rumah warga terendam, dan dua jembatan rusak.

Sedangkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tercatat korban meninggal sebanyak tiga jiwa. 64.400 warga terdampak bencana dan 11.200 orang masih mengungsi dan sekitar 4 ribu rumah tinggal terendam air.

Kemudian di Kabupaten Banjar, tiga meninggal dunia. Banjir berdampak terhadap 53.685 jiwa, sebanyak 6.670 rumah warga terendam. Selain itu, sebanyak 11.269 jiwa mengungsi.

“Banjir di wilayah ini juga merusak lima bangunan tempat ibadah, dua jembatan, dan sembilan sekolah,” kata Jati.

Selanjutnya di Kota Banjar, tercatat satu korban meninggal dunia, 3.690 jiwa mengungsi. Banjir juga berdampak pada 8.671 jiwa, sebanyak 2.156 unit rumah terendam.

Di Kabupaten Tapin, banjir juga menelan satu korban jiwa. Sebanyak 582 rumah terendam, dan 1.492 jiwa terdampak, dengan jumlah pengungsi sebanyak 328 orang.

Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Selatan, membuat 6.690 orang terpaksa mengungsi. Sebanyak 387 unit rumah tinggal, dan tiga rumah ibadah terendam banjir, serta sembilan ruas jembatan rusak. Di Kabupaten Tabalong, banjir merendam sebanyak 407 rumah, yang berdampak pada 770 orang.

Di Kabupaten Balangan, sebanyak 1.154 unit rumah terendam, dan 17.501 jiwa terdampak. Di Kabupaten Botala, rumah terendam akibat banjir ada sebanyak 517 unit dan berdampak pada 28.400 jiwa. Terakhir, banjir yang melanda Kota Banjarmasin berdampak terhadap 716 jiwa.

Banjir yang melanda hampir seluruh wilayah di Kalsel, sudah terjadi sejak Kamis (14/1/2021). BNPB meyakini, banjir hebat kali ini, karena faktor curah hujan yang tinggi di langit provinsi tersebut, sejak awal bulan.

Hujan lebat membuat sungai besar, dan anak-anak sungai di provinsi tersebut meluap ke pemukiman warga. Pemerintah setempat, masih menetapkan status darurat bencana banjir hingga 21 Januari mendatang. (acs)

Tags: , , ,