Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Kalapas: Tak Ada Acara Perpisahan

Bogor, Pelita Baru

Narapidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir telah bebas dari masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021).

Ba’asyir keluar dari Lapas Gunung Sindur sekitar pukul 05.30 WIB. Pendiri Pondok Pesantren Al-mukmin Ngruki itu dijemput oleh dua anaknya yakni Abdul Rahim dan Abdul Rosyid di Lapas Gunung Sindur.

“Tidak ada pendukung yang ikut menjemputnya,” kata Michdan, pengacara Ba’asyir.

Ba’asyir langsung dibawa keluarga ke Ngruki, Solo, Jawa Tengah dengan pengawalan Ba’asyir ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Solo, Jawa Tengah.

Kepala Lapas Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto memastikannya tidak ada acara perpisahan khusus bagi Ba’asyir. Sebab, perlakuan yang akan diberikan petugas lapas sama seperti para napi lainnya.

“Ga ada acara perpisahan. Hanya serah terima dan ucapan terima kasih saja dari Ba’asyir ke pihak lapas,” ucap Mujiarto.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan sebelnya menyebut, Ba’asyir tetap akan mendapat pengawasan ketat dari jajaran intel kepolisian meski telah dinyatakan bebas murni.

“Jajaran intelijen terus awasi orang-orang yang pernah melakukan tindak pidana,” kata Ramadhan.

Ba’asyir dinyatakan bebas murni hari ini usai menjalani masa tahanan selama 15 tahun penjara, dan mendapat remisi 55 bulan.

Dalam kasus tersebut, Ba’asyir terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme. (acs)

Tags: , , ,