Stiker Keluarga Miskin Membuat Selektif Penerima PKH dan BPNT

Nagan Raya, Pelita Baru

Dinas Sosial Nagan Raya, Aceh menargetkan pemasangan stiker sebanyak 6.580 di rumah warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pemasangan stiker bertuliskan ‘Keluarga Pra Sejahtera Penerima Bantuan Sosial PKH Program Sembako’ ini diharapkan penerima PKH dan BPNT yang merasa tergolong mampu, namun selama ini masih menerima bantuan memilih untuk mengundurkan diri.

Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Bustami menerangkan, pemberian tanda kepada penerima PKH atau BPNT dilakukan untuk mengedukasi warga agar mengalihkan bantuannya itu kepada yang lebih berhak dengan mengajukan pengunduran diri melalui petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Memang sudah ada sejumlah KPM (keluarga penerima manfaat) dari PKH dan BPNT memilih mundur setelah ditempeli stiker,” ujar Bustami.

Ia menjelaskan, penerima PKH dan BPNT mengundurkan diri karena menganggap ekonominya sudah mapan dan malu mendapat bantuan dari pemerintah.

“Tetapi jumlah penerima yang mundur masih dalam pendataan dan baru akan diketahui setelah seluruh stiker terpasang semua,” kata dia.

Bustami menyebutkan, pemasangan stiker di wilayahnya baru mencapai 6.580 rumah atau penerima manfaat.

Sementara untuk penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos RI melalui Kantor Pos bagi warga miskin yang terdampak Covid-19 di Nagan Raya sudah tuntas akhir tahun 2020.

“Untuk bulan April hingga Juni Rp 600 ribu/KK dan Juli hingga Desember Rp 300 ribu/KK sudah disalurkan,” ujarnya. (acs)

Tags: , , , , , ,