3 Ruang Kelas Sekolah Madrasah di Cirebon Ambruk

Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

Cirebon, Pelitabaru.com

Atap bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Watoniyah di Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, ambruk. Kontruksi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia tidak kuat menahan intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Beruntung insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa, lantaran sekolah dalam keadaan kosong, tidak ada aktivitas belajar mengajar (KBM).

Terdapat tiga lokal kelas yang roboh. Ketiga kelas itu nyaris rata dengan dengan tanah.  Rangka atap dari material bambu tampaknya tidak lagi kuat menahan beban genting yang berat. Ditambah intensitas hujan yang cukup tinggi menjadikan kontruksi penyangga patah di beberapa bagian sehingga akhirnya roboh.

Atap dan genting yang roboh menimpa perlengkapan sekolah seperti kursi dan meja belajar, lemari dan alat peraga. Semua perlengkapan itu ikut rusak, meski ada sebagian yang masih bisa diselamatkan.

Camat Mundu, Anwar Sadat mengatakan, bangunan MI ini sudah lama tidak mengalami perbaikan, yakni sejak pembangunannya pada 1991 lalu. Banyak bagian dari kontruksi bangunan ini sudah lapuk dimakan usia sehingga tak kuat lagi menanahan beban.

“Bangunan yang roboh tiga lokal kelas. Dari Kementerian Agama sudah ada bantuan Rp30 juta untuk rehab bangunan. Terkait kejadian ini sudah kita laporkan juga ke pemerintah,” kata Anwar, Rabu (10/2/2021).

Sementara ini, penanganannya adalah dengan membersihkan material potongan bambu dan pecahan genting yang berserakan di dalam kelas. Selain itu dia mengimbau agar mewaspadai kelas lain di MI yang sewaktu-waktu bisa ikut roboh. (acs/net)

Achmad Zedun

Read Previous

Enggano Bengkulu Kembali Diguncang Gempa

Read Next

Proyek KA Trans Sulsel Mandeg, Staf Kepresidenan Gebrak Meja di Kantor Gubernur

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *