2 Laporan Politik Uang Tidak Diproses

foto : ilustrasi uang – Istimewa

Lampung Tengah, Pelitabaru.com

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan dua laporan terkait dugaan politik uang dalam tahapan Pilkada 2020. Kendati demikian, laporan itu tidak diproses karena dinilai tidak memenuhi unsur tindak pidana oleh Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Lampung Tengah.

Dalam keterangannya saat sidang di Mahkamah Konstitusi, Ketua Bawaslu Lampung Tengah Harmono menyampaikan bahwa laporan tersebut tidak memenuhi unsur pidana.

“Terkait adanya laporan tersebut kami perlu sampaikan bahwa kami menerima dua laporan dugaan politik uang. Namun kasus tersebut dihentikan karena tidak memenuhi unsur tindak pidana,” katanya.

Harmono menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan selama tahapan Pilkada Lampung Tengah tahun 2020.

Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran TSM.

“Kami sampaikan bahwa Bawaslu Lampung Tengah telah melakukan pengawasan secara melekat, dan kami tidak menemukan adanya pelanggaran TSM,” tambahnya.

Harmono menyampaikan bahwa Bawaslu Lampung Tengah juga turut mengesahkan hasil perolehan suara Pilkada Lampung Tengah 2020.

Terkait hal tersebut, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Lampung Tengah.

“Kami juga ikut mengawasi proses rekapitulasi suara,” jelasnya.

Sebagai informasi, perkara PHP Lampung Tengah diajukan oleh paslon Nessy Kalvia-Imam Suhadi. Dan berdasarkan hasil rekapitulasi suara, paslon Musa Ahmad-Ardito Wijaya meraih 323.064 suara.

Sementara Loekman Djoyoasoemarto-M Ilyas Hayani Muda meraih 128.940 suara dan Nessy-Imam mendapatkan 189.276 suara. (Trl/ Dok)

pelitaonline

Read Previous

Kader Parpol Sulit Menangkan Pilkada Sumsel

Read Next

Khofifah Instruksikan Penerapan PPKM Mikro RT/RW

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *