Putranya Ditangkap Lagi, Rhoma Irama Mengaku Syok

Rhoma Irama dan Ridho Rhoma (Instagram @ridho_rhoma)

Jakarta, Pelitabaru.com

Rhoma Irama sempat tak percaya saat awal mendapat kabar tersebut. Rhoma Irama bahkan menduga kabar tersebut adalah hoax. Pasalnya, Ridho Rhoma sedang memiliki banyak kegiatan.

“Jadi gini ya pertama saya dengar kabar, ‘Bang Haji, Ridho ketangkep lagi’ saya nggak percaya pakai banget. Nggak mungkinlah, orang kita lagi banyak program, Ridho sudah betul-betul kembali ke jalan Allah lagi, saya nggak percaya, ragu, jangan-jangan salah nama,” kata Rhoma Irama saat konferensi pers di kediamannya, kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2020).

Keesokan harinya, rsang raja dangdut itu mendapat kabar dari sumber yang bisa dipercaya. Saat itu lah ia kaget sekali. “Saya kaget sekali bahwa ternyata memang betul ditangkap, soal apa belum jelas,” kata dia.

Tak lama, Ridho Rhoma menghubungi Rhoma Irama. Ia menyampaikan permohonan maaf karena telah mengecewakan sang ayah.

“Kemarin malam Ridho nelpon saya nangis-nangis luar biasa pokoknya, dia minta maaf bahwa ternyata ‘Ridho belum bisa megang amanah bapak, lagi di Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena kedapatan membawa amfetamin,” tutur Rhoma Irama.

Mendengar hal itu, Rhoma Irama mengaku syok. Anaknya kembali ditangkap dalam kasus serupa. “Saya terus terang syok sekali, kok kenapa itu bisa terjadi lagi?” pungkasnya.

Pedangdut Muhammad Ridho Irama alias Ridho Rhoma ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dia ditangkap bersama dua rekannya pada Kamis (4/2/2021) di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.

Dalam penangkapan itu ditemukan tiga butir ekstasi. Mereka kemudian menjalani tes urin. Hasilnya, Ridho dinyatakan positif mengandung metamfetamin dan amphetamin. Sedangkan, kedua rekannya dinyatakan negatif dan saat ini berstatus sebagai saksi.

Ridho dijerat Pasal 112 ayat (1) subsidair Pasal 127 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun atau paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp800 miliar. (acs/net)

Achmad Zedun

Read Previous

Pengakuan Anak Raja Dangdut Usai Ditangkap Polisi, Konsumsi Ekstasi di Bali

Read Next

Mobil Sedan Terbakar di Tengah Banjir Majalengka

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *