Pemkot Bogor Karantina 450 RW, ini Alasannya

Wali Kota Bima Arya.

Bogor, Pelitabaru.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan lebih masif memgambil tindakan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Selain memberlakukan sistem ganjil genap untuk semua kendaraan, Pemkot Bogor juga akan melakukan karantina secara ketat di 450 RW.

Karantina ini akan diberlakukan di wilayah yang masuk dalam zona merah oenyebaran COVID-19.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, kebijakan-kebijakan saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah tidak bisa lagi diterapkan.

Meski begitu, Pemkot Bogor tidak bisa juga memberlakukan “lockdown” untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Berdasarkan rapat Satgas COVID-19 bersama Forkopimda Kota Bogor disepakati untuk memperketat pengawasan RW yang masuk zona merah,” kata Bima Arya kepada awak media.

Saat ini, berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Bogor, ada 450 RW yang masuk dalam zona merah dari total 797 RW.

Sementara, untuk memaksimalkan pengawasan, pihaknya akan merekrut surveillance.

“Saat ini kita baru memiliki 168 surveillance. Kita akan tingkatkan hingga 300 sampai 400 orang,” terang Bima Arya dalam konfrensi persnya, Kamis 4 Februari 2021.

Soal karantina RW, Bima menegaskan larangan bagi warga melakukan aktivitas.

“Artinya lebih diawasi, tidak boleh lakukan aktivitas yang isolasi, kemudian obat-obatan dikoordinasikan dengan puskesmas dan dinkes dan logistik kita usahakan swadaya,” terang Bima Arya.(dkw)

tegar tegar

Read Previous

Suasana Haru Warnai Pisah Sambut Kabasarnas

Read Next

Sesosok Mayat Laki-laki di Bendung Cipamingkis Jonggol Bikin Geger

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *