WN Amerika Menang Pilkada di NTT

ilustrasi pilkada

Sabu Raijua, Pelitabaru.com

Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, menyisakan masalah. Persaingan politik di panggung demokrasi sebelah timur nusantara tersebut telah dimenangkan pasangan calon, Orient P Riwu Kore/Thobias Uly.

Persoalannya, sang bupati terpilih itu ternyata bukanlah warga negara Indonesia. Dari hasil penelusuran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Orient merupakan warga negara Amerika Serikat (AS).

“Jadi menurut data valid, Orient P Riwu Kore itu adalah benar warga negara Amerika Serikat,” kata Ketua Bawaslu Sabu Raijua Yudi Tagi Huma, Selasa (2/2/2021).

Dia mendapatkan data dan dokumen soal kewarganegaraan Orient itu dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. “Dari Kedutaan Besar Amerika di Jakarta,” ujarnya.

Bawaslu Sabu Raijua sudah menindaklanjuti temuan ini. Surat dikirim ke KPU dan Bawaslu di tingkat provinsi hingga tingkat pusat.

“Bawaslu sudah bersurat kepada KPU, Bawaslu Provinsi, KPU Provinsi, dan KPU RI berkaitan dengan dokumen yang sudah kami dapatkan dari kedutaan besar. Hasilnya bagaimana, secara hierarki berjenjang, mudah-mudahan dalam satu-dua hari tindak lanjut seperti apa toh,” ujarnya.

Setelah mendapatkan jawaban dari Kedubes AS, Bawaslu Sabu Raijua mengirimkan surat kepada pihak KPU dan Bawaslu di tingkat provinsi dan tingkat nasional. Bawaslu mempersilakan pihak yang dirugikan untuk membuat pengaduan.

“Dari hasil itu, kami bersurat ke Bawaslu provinsi dan Bawaslu pusat, serta KPU provinsi dan KPU RI berkaitan dengan sudah ditetapkan sebagai pemenang sehingga nanti dari hasil itu silakan masyarakat yang merasa berkepentingan dan merasa dirugikan silakan melakukan komplain terhadap persoalan tersebut,” kata dia.

Bawaslu Sabu Raijua belum dapat mengungkap soal status Orient sebagai bupati terpilih setelah diketahui berkewarganegaraan AS. Sebab, pihaknya baru saja mengirimkan surat kepada KPU dan Bawaslu di tingkat nasional dan provinsi.

Bagaimana awal mula Orient bisa diketahui berkewarganegaraan AS.

“Jadi berkaitan dengan status ini, sebenarnya tidak ada laporan sih. Hanya patut dicurigai karena yang bersangkutan sudah cukup lama di AS sehingga Bawaslu sudah mewanti-wanti kepada KPU, ingat, jangan sampai ada masalah,” kata dia.(ega)

pelitaonline

Read Previous

Beredar Selebaran KKB Tantang TNI-Polri Perang Terbuka  

Read Next

Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih Orient Berstatus Warga AS

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *