Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih Orient Berstatus Warga AS

Twitter Orient P Riwu Kore

Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih Orient Berstatus Warga AS

NTT, Pelitabaru.com

Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan nama Orient P Riwu Kore Bupati Kabupaten Sabu Raijua terpilih masih berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI) dalam database kependudukan.

“Sejak tahun 1997 yang bersangkutan sudah ada dalam database simduk (Sistem Informasi Manajemen Kependudukan) WNI,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah, Rabu (3/2/2021).

Zudan menyatakan polisi perlu memeriksa Orient P Riwu Kore untuk memastikan adanya pelanggaran atau tidak dalam proses pencalonan di pilkada Kabupaten Sabu Raijua.

“Saya berpandangan bahwa yang bersangkutan perlu diperiksa oleh polisi untuk mendalami kewarganegaraannya. Termasuk juga dokumen identitas yang bersangkutan saat mendaftar sebagai pasangan calon. Nanti akan bisa dilihat yang bersangkutan itu melakukan pelanggaran sistem hukum kewarganegaraan atau tidak,” ungkapnya.

Seperti diketahui Indonesia tidak mengakui dwi kewarganegaraan. Sementara negara lain seperti Amerika Serikat mengakui adanya dwi kewarganegaraan. “Iya mungkin (faktor itu),” pungkasnya.

Sebelumnya, Bawaslu mengungkap bahwa Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P. Riwukore, adalah warga negara Amerika Serikat.

Berdasarkan Pasal 7 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada), syarat pertama calon kepala daerah adalah warga negara Indonesia (WNI).

Ketua Bawaslu Sabu Raijua Yudi Tagi Huma mengatakan pihaknya telah menanyakan status kewarganegaraan Orient sejak pilkada berlangsung.

Namun, keterangan dari Kedubes AS baru terbit pada 1 Februari 2021. Padahal, Orient telah ditetapkan sebagai pemenang pilkada. (acs/net)

Achmad Zedun

Read Previous

WN Amerika Menang Pilkada di NTT

Read Next

Gempa Guncang Majene, Getaran Terasa Hingga Mamuju dan Polewali

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *