Bahaya!! Batu Meteor yang Jatuh di Lampung Malah Dijadikan Obat

Batu meteorit yang menghantam rumah warga di Lampung Tengah. Peneliti Itera Lampung memastikan batu itu adalah pecahan meteor yang masuk atmosfer bumi. (Dok. Humas Itera Lampung)

Lampung, Pelitabaru.com

Batu meteor yang jatuh di Desa Astomulyo Dusun 5 Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah digunakan warga untuk dijadikan obat. Mereka memercayai batu meteor itu dapat menyembuhkan penyakit.

“Pada waktu kita ke sana untuk meneliti batu meteor itu, masyarakat malah merendam batu tersebut dan airnya dibalur ke tubuh. Mereka percaya batu meteor itu dapat menyembuhkan, padahal, tidak,” ujat peneliti bidang studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Institut Teknologi Sumatera (Itera), Robiatul Muztaba, Selasa (2/2/2021).

Robiatul telah mengimbau agar masyarakat tidak membalurkan air rendaman batu meteor itu ke tubuhnya apalagi meminumnya. Sebab setelah diteliti terdapat kandungan logam di dalam batu tersebut.

“Bahkan kita masih belum tahu apakah batu meteor itu ada kandungan radioaktifnya atau tidak karena harus diteliti lebih lanjut lagi di laboratorium,” kata Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAK) Itera itu.

Robiatul menyarankan agar mereka tidak menjual belikannya dan menyerahkannya ke lembaga peneliti.

“Batu meteor itu sekarang masih di tangan masyarakat yang bersikeras menyimpannya, namun kami berterima kasih karena mereka sudah berbaik hati memberi kita sedikit sampel untuk diteliti,” kata

Menurutnya, batu meteor tersebut dapat ditaruh di museum atau lembaga penelitian seperti perguruan tinggi atau Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang bisa diperuntukkan kemajuan pendidikan ilmu pengetahuan.

“Supaya lembaga terkait bisa melakukan penelitian untuk kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan ke depannya,” kata dia dikutip Antara.

Sebab, selama ini yang dipelajari hanya batu-batu yang berasal dari bumi saja, sehingga dengan adanya batu meteor yang kebetulan jatuh di Lampung, memberi kesempatan bagi peneliti di Indonesia mengembangkan ilmu pengetahuannya.

“Batu meteor itu penting karena kita kurang bahan penelitian, apalagi ini dari luar angkasa yang proses serta kandungannya kita juga belum banyak tahu,” pungkasnya. (acs)

Achmad Zedun

Read Previous

Pukul Ketua RT, Anggota DPRD Jember Terancam di PAW

Read Next

10 Tahun Tinggal Ilegal di RI, WN China Ganti Nama Muhamad Benny

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *