Muncikari Dua Gadis Dibawah Umur Divonis 6 Tahun Penjara

Aceh, Pelitabaru.com

Seorang muncikari diputus bersalah dan dihukum 6,5 tahun penjara dalam kasus prostitusi dengan melibatkan dua gadis remaja di Pidie, Aceh.

Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli itu berdasarkan dalam pasal 76 F jo pasal 83 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan serta denda sejumlah Rp 100 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan,” ujar Ketua Majlis Hakim Samsul Maidi, Senin (1/2/2021).

Vonis terhadap IFR lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 8 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, yang telah melakukan tindak pidana penjualan dan/atau perdagangan anak sebagaimana dalam dakwaan kesatu.

Kasus prostitusi bermula pada Juli 2020, saat dua korban yang masih di bawah umur diperkenalkan ke IFR. Dia kemudian menampung keduanya selama 3 bulan.

Kedua remaja itu disebut ditampung dengan tujuan untuk melayani nafsu pria hidung belang. Terdakwa disebut menjual salah satu korban ke seorang pria dengan tarif Rp 300 ribu.

IFR mendapat jatah Rp 50 ribu dari hasil transaksi tersebut. Dia juga mendapat uang khusus dari pelanggan. Kasus itu terungkap setelah warga menggerebek pesta seks di sebuah rumah di Kabupaten Pidie awal Oktober 2020.

Dalam pengembangan kasus, Polres Pidie menciduk IFR 13 Oktober 2020 bersama dua pria diduga sebagai pelanggan. IFR kemudian diadili di PN Sigli. (acs)

Achmad Zedun

Read Previous

Abu Janda Diam-diam Jalani Pemeriksaan di Bareskrim

Read Next

AHY Ungkap Ada Gerakan Ingin Rebut Posisi Ketum Demokrat

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *