Ajak Bakar Masker, Siswi SMA di Kupang Ditangkap Polisi

foto : internet

Kupang, Pelitabaru.com

Sebuah video menampilkan seorang perempuan muda yang mengajak membakar masker dan juga menghujat pemerintah viral di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi langsung gerak cepat dan menangkap orang yang ada dalam video tersebut. Petugas mengamankan gadis remaja itu di rumahnya Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, pada Minggu malam (31/1/2021).

Perempuan itu diketahui masih berstatus siswi SMA berinisial GDS (19). Polisi mengamankannya karena diduga GDS menyebarkan hoaks soal Covid-19.

“Ada dugaan pelaku menyebarkan ujaran kebencian kepada pemerintah dan tenaga medis,” kata Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Senin (1/2/2021).

Kepada polisi, siswi SMA itu mengaku telah membuat enam video, di mana dua di antaranya berisi ujaran kebencian.

Terduga pelaku juga mengaku terinspirasi dari story Whatsapp salah satu temannya tentang kondisi korban Covid-19.

Dalam status WhatsApp itu, temannya membagikan kabar tentang seorang pasien Covid-19 yang meninggal berada dalam satu ruangan dengan pasien yang masih hidup.

Melihat itu, GDS pun mengaku kesal dan langsung membuat video menggunakan ponsel miliknya.

Dalam perkara ini, tim saber Polda NTT menemukan dua video diduga milik GDS sudah tersebar di media sosial.

Rishian mengungkapkan, kepada pelaku polisi mengenakan Pasal 45A ayat (2) dan Pasal 43 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Sesuai pasal ini, pelaku dihukum enam tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,” tegas Rishian dilansir dari Kompas.com.

Diketahui, dalam dua video berdurasi 29 detik itu menampilkan seorang remaja perempuan tanpa mengenakan masker dan memakai kaos hitam lengan panjang.

Di video pertama, perempuan itu memperkenalkan diri sembari memegang masker dan mengaku tinggal di salah satu panti tunanetra di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Saudara kita yang tidak melihat dan tidak tahu Covid-19 yang hoaks, sakit hati ya,” kata perempuan itu dikutip dari video yang beredar.

Di menit-menit akhir video, perempuan tersebut menyebut dokter dan tenaga medis bodoh.

Lalu di video kedua, perempuan itu membakar masker yang sebelumnya dipegang sambil mengucapkan ajakan untuk membakar masker.

“Kita cegah Covid-19 dengan bakar masker, bakar masker, buang hand sanitizer, buang air cuci tangan,” kata perempuan tersebut yang akhirnya diketahui adalah GDS. (acs)

Achmad Zedun

Read Previous

Pusat Rehabilitasi Satwa Liar di Yogyakarta Terancam Tutup

Read Next

Ngaku Anak Pejabat Satpol PP Kota Bogor, Pria Ini Tipu Pelamar PKWT

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *