Ketua DPRD Desak Satgas Covid-19 Hentikan Syuting Sinetron Ikatan Cinta II

Bogor, Pelitabaru.com

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta Satgas Covid-19 segera menghentikan aktivitas syuting sinetron Ikatan Cinta di wilayah Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja.

Dari laporan yang dia peroleh bahwa ada pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan syuting sinetron yang dibintangi Arya Saloka dan Amanda Manopo itu. Bahkan, para kru dan pemain sinetron yang tengah booming tersebut dilaporkan tak mengindahkan protokol kesehatan di masa PSBB.

Bukan hanya itu, aktivitas syuting sinetron mengundang masyarakat sekitar sehingga terjadi kerumunan.

Untuk itu, ia merekomendasikan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor untuk segera menindak pelanggar dalam hal ini kru dan pemeran karena pemda tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Menurutnya, aturan itu wajib dipatuhi oleh siapa dan pihak manapun. Kewajiban menjaga protokol kesehatan, tidak hanya melakukan rapid test antigen saja.

“Saat kegiatan syuting berlangsung, baik pemain atau kru diwajibkan menerapkan Prokes lainnya seperti penggunaan masker,” ujar Rudy dikutip Tempo.co.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang telah melakukan kajian dan kesepakatan dengan Satgas Covid-19 Nasional, juga mewajibkan penggunaan masker saat syuting. Hal itu di atur oleh KPI, karena banyak ditemukannya public figure tidak begitu taat akan protokol kesehatan.

KPI mengatur penggunaan masker adalah standar prokes pengganti face shield. “Penggunaan face hield telah dinyatakan tidak efektif, sehingga masker menjadi pilihan,” kata Rudy.

Dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh kru dan pemain sinetron Ikatan Cinta, Rudy mengultimatum Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor untuk segera mengambil langkah tegas.

“Kalau melanggar ya harus ditindak, hentikan syuting mereka agar tidak ada penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor. Karena info yang saya terima, syuting tersebut mengundang masyarakat untuk melakukan kerumunan,” kata Rudy.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah mengatakan akan segera menindaklanjuti perihal rekomendasi dan ultimatum ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Mau kita cek, jika betul ada pelanggaran prokes kita tutup,” ujar Agus.(acs)

pelitaonline

Read Previous

Wakil Bupati Bogor Dicoret Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Perdana

Read Next

Cuaca Buruk, Pesawat Air Asia Tak Bisa Mendarat di Bandara Hanandjoeddin

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *