Gempa Bumi di Sulbar Disorot Dunia

foto : Regu Penyelamat di Mamuju, Sulawesi Barat berjibaku dengan waktu untuk menyelamatkan korban reruntuhan RS Mitra Manakarra yang ambruk akibat gempa di Sulbar. (Foto: Liputan6.com/Abdul Rajab Umar)

Majene, Pelitabaru.com

Gempa bumi dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat) Jumat (15/1/2021) pukul 02.28 Wita. Gempa berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 kilometer Timur Laut Majene.

Getaran gempa juga turut dirasakan di Kabupaten Mamuju, pusat ibu kota Provinsi Sulbar, yang berjarak 34 kilometer dari pusat gempa.

Guncangan gempa merusak bangunan pemerintahan, rumah sakit, rumah warga hingga hotel. Gempa juga meruntuhkan beberapa jembatan sehingga memutus jalan.

Bencana alam tersebut tak hanya diberitakan oleh media dalam negeri, situs berita mancanegara juga memberitakan kejadian tersebut.

Media BBC dalam artikel berjudul “Several dead and hundreds injured in Indonesia” menulis, gempa di pulau Sulawesi itu menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai ratusan lainnya.

“Lebih dari selusin pasien dan staf dilaporkan terjebak di reruntuhan rumah sakit yang rusak akibat gempa,”

Gempa Magnitudo 6,2 pada Jumat dini hari terjadi hanya beberapa jam setelah gempa sebelumnya yang lebih kecil.

Media tersebut juga menyorot kondisi geografis Indonesia dalam artikelnya. Indonesia memiliki sejarah gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan dengan lebih dari 2.000 orang tewas di Sulawesi pada 2018.

Media South China Morning Post (SCMP) juga ikut menyoroti gempa yang berpusat di 36 km selatan Kabupaten Mamuju pada kedalaman 18 km.

“Pejabat Badan Meteorologi dan Geofisika memperingatkan potensi tsunami jika gempa lebih kuat melanda Sulawesi,” tulis SCMP dalam artikel bertajuk Indonesia earthquake: 10,000 people flee, buildings flattened in Sulawesi island.

Informasi awal dari pihak berwenang menunjukkan bahwa empat orang tewas dan sekitar 637 orang terluka di provinsi Majene, Sulawesi Barat.

“Sementara ada tiga korban jiwa lagi dan dua lusin lainnya luka-luka di provinsi tetangga. Rumah sakit itu rata (roboh). Ada pasien dan pegawai rumah sakit yang terperangkap di bawah reruntuhan dan kami sekarang berusaha menjangkau mereka,” tulis SCMP.

Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan 260 juta penduduk, sering dilanda gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami karena lokasinya di yang dikelilingi oleh Ring of Fire.

Sementara itu, Channel News Asia (CNA) dalam artikel “Strong quake in Indonesia’s Sulawesi kills at least 7, injures hundreds” menjelaskan bahwa terdapat sejumlah video yang beredar di sosial media.

Video di media sosial menunjukkan warga melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi dengan sepeda motor, dan seorang anak yang terperangkap di bawah puing-puing ketika orang-orang mencoba membuang puing dengan tangan kosong.

“Beberapa bangunan rusak parah, termasuk dua hotel, kantor gubernur dan mal, lapor jurnalis lokal,” tulis CNA.

Media Turki, Anadolu Agency juga menulis berita yang sama. Media tersebut memaparkan bahwa otoritas lokal terus mengumpulkan data dan melakukan tindakan cepat di lapangan pasca-gempa.

“Gempa yang kuat juga menyebabkan listrik dan layanan telepon mati serta tanah longsor di sepanjang jalan,” tulis Anadolu Agency dengan artikel berjudul “Earthquake rattles Indonesia’s West Sulawesi province, killing 4” (acs/liputan6.com)

pelitaonline

Read Previous

Update Sriwijaya Air: Total 12 Korban Teridentifikasi, Termasuk 1 Pramugari

Read Next

Buntut Hadiri Pesta Tanpa Masker, Raffi Ahmad Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *