Goa Gong, Goa Eksotis se-Asia Tenggara

Pacitan, Pelita Baru

Apa yang terbesit pertama kali di pikiran anda ketika mendengar nama Pacitan? Sebagian besar mungkin akan dengan cepat menjawab SBY, wajar saja karena kota ini merupakan tempat kelahiran presiden ke-6 Indonesia.

Namun di mata para pecinta alam pastinya tertuju pada Goa. Benar, selain pantainya yang eksotis, Kota Pacitan juga terkenal dengan julukan kota 1001 goa, dan yang terkenal disini adalah tempat wisata Goa Gong.

Goa Gong terletak di Desa Bomo Kecamatan Punung, Pacitan,  Jawa Timur. Berjarak sekitar 37 km ke arah barat dari pusat Kota Pacitan. Objek wisata alam ini dikelilingi oleh pegunungan. Sebelah utara adalah Gunung Manyar, sebelah selatan Gunung Karang Pulut, sebelah timur Gunung Gede, dan sebelah barat adalah gunung Grugah. Keempat gunung ini adalah non-aktif.

Konon nama Goa Gong diambil karena masyarakat kerap mendengar adanya suara gema tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong adalah salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. Suara seperti gong dari dalam goa ini adalah hasil dari  pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut.

Terlepas dari mitos dari masyarakat, tak dapat dipungkiri bahwa goa yang satu ini sungguh indah dan menakjubkan. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Goa Gong adalah goa terindah di Asia Tenggara.

Goa Gong memiliki panjang sekitar 250 meter yang menyajikan pemandangan alam bawah tanah. Keindahan Stalagtit dan Stalagnit yang terbentuk dari proses alam beberapa ratus tahun silam, akan memanjakan mata pengunjung.

Semakin masuk atau turun melalui anak tangga, keindahan Goa Gong makin sempurna. Uniknya, batu stalagtit dan stalagmit berbentuk kristal tembus cahaya yang berasal dari aneka lampu warna-warni dan menghasilkan gradasi warna yang menarik. Gradasi warna yang menarik dan lengkap inilah yang dapat dijadikan sebagai spot foto.

Di dalam goa inti terdapat stalagmit besar menggantung. Di tempat inilah adanya keaunikan, batuan tersebut jika dipukul menggunakan tangan akan mengeluarkan bunyi seperti bunyi gong. Gong merupakan salah satu perangkat gamelan (perangkat musik Jawa). Oleh karena itu, goa disebut Goa Gong

Tak hanya itu, di dalam goa ini, terdapat  lima kolam atau disebut sendang. Biasanya, pengunjung akan mengambil air di sendang ini kemudian dibasuhkan ke muka atau membawanya pulang untuk campuran air mandi di rumah. Menurut kepercayaan warga setempat, air di sendang ini dipercaya memiliki kekuatan magis dan menyembuhkan segala macam penyakit.

Jika Anda penasaran dan ingin berkunjung ke Goa Gong, akses menuju kesana terbilang sangat mudah. Dari kabupaten Pacitan, Anda mengarah menuju ke arah barat melalui Jalur Arteri yaitu Jalan Nasional III. Kemudian ikuti terus ruas jalan tersebut hingga menemui daerah Punung. Setelah itu, belok ke kiri atau ke arah selatan di jalan Punung -Goa Gong. Sekitar 6.4 KM, anda akan menemui plang Goa Gong. (acs)

 

pelitaonline

Read Previous

Bantah Isu Tak Ada Formasi Guru di CPNS, Ini Penjelasan Mendikbud

Read Next

Usai BAB, Nenek di Kotim Diterkam Buaya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *