205 Ribu Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta Hari Ini

Foto (acs/pelitabaru.com)

Jakarta, Pelita Baru

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 terjadi Minggu (3/1/2021) hari ini. Jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta diprediksi sebanyak 205 ribu unit.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru menerangkan, angka prediksi tersebut merupakan kumulatif lalu lintas yang diperkirakan menuju Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Timur).

“Prediksi dari arah Timur mencapai 56,4% dari total lalin. Sementara itu, untuk dari arah Barat sebesar 21,2% dan dari arah Selatan sebesar 22,4%,” beber Dwimawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/2021).

Jasa Marga mencatat, total 1,2 juta kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode sembilan hari pada libur Nataru, atau sejak 23 Desember sampai dengan 31 Desember 2021. Sementara itu, untuk kendaraan menuju Jakarta pada periode yang sama, Jasa Marga mencatat sebanyak 1,1 juta kendaraan. Lalu lintas yang meninggalkan maupun menuju Jakarta merupakan kumulatif arus lalin dari empat GT barrier/utama yang telah disebutkan sebelumnya.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 137 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Jumlah ini juga diprediksi masih akan bertambah dengan lalu lintas yang meninggalkan Jakarta pada periode 1 Januari sampai 3 Januari 2021.

“Sehingga prediksi untuk puncak arus balik menuju Jakarta pada hari ini mencapai 205 ribu kendaraan,” terangnya.

Guna mengantisipasi potensi kepadatan di jalan tol, Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta dan memohon kerja sama pengguna jalan untuk menghindari pulang bersamaan di hari ini, yang diprediksi menjadi puncak arus balik untuk libur Natal dan Tahun Baru.

Jasa Marga juga terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan. Pemberlakuan contraflow pada arus balik di antaranya untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di KM 66 serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area KM 62 dan KM 52.

“Proyek pekerjaan di jalan tol yang berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan” kata dia.

Ia mengimbau agar pengguna jalan tol memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan saat berada di  rest area, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalin di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080. (acs)

Achmad Zedun

Read Previous

Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pertengahan Januari 2021, Prioritas Nakes

Read Next

Predator Seksual Anak Bakal Dipasangi Alat Deteksi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *