Pantai Gigi Hiu, Surga Tersembunyi di Lampung

foto : @isun26

Lampung, Pelita Baru

LIBURAN ke tempat wisata alam, pasti menyegarkan pikiran dan pandangan. Terlebih untuk kamu yang sudah lama sekali berdiam diri di rumah karena pandemic Covid-19.

Bagi Anda yang ingin pergi liburan ke Lampung jangan pernah lewatkan berwisata ke Pantai Gigi Hiu atau disebut Pegadungan di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Walaupun tak terdiri dari hamparan pasir putih yang bersih, pantai ini sungguh indah.

Pantai yang jauh dari pemukiman warga menyimpan belasan rumpun tebing batu yang megah. Tebing-tebing itu memiliki lebar beragam, mulai dari 1 meter hingga 3 meter, dengan panjang mulai dari 3 meter hingga 10 meter dan tinggi 1 meter hingga 20 meter.

Saat didekati, bebatuan itu memiliki tekstur retakan-retakan panjang berbentuk garis lurus, mirip bekas goresan benda tajam. Batu-batu itu tertata rapi bak tertancap sangat dalam di lautan.

Bentuk sejumlah batu yang meruncing ke atas itulah membuat objek wisata itu dikenal dengan sebutan Gigi Hiu. Memang nama yang digunakan cukup seram, namun bukan berarti pantai ini menyeramkan. Bukan karena terdapat banyak ikan predator tersebut, penggunaan nama Pantai Gigi Hiu diambil karena karang yang menjulang memiliki kontur tajam.

foto : farhanisalfiyanto.home.blog

Bagi sebagian orang, Gigi Hiu juga dikenal dengan nama Batu Layar karena sejumlah batu yang berjajar tampak seperti layar perahu. Bentuknya bak kain terkembang menahan tiupan angin laut.

Tak hanya dipercantik dengan karang-karang tajamnya saja. Ketika matahari kembali ke peraduan eksotisme lansekap akan semakin indah dari celah-celah karang dan biasanya menembus buih-buih ombak. Warna merah jingga akan terpantul di atas air. Inilah momen paling indah di Gigi Hiu.

Fenomena ini kerap menarik para pecinta foto untuk berlomba mendapatkan gambar-gambar yang bagus. Ditambah lagi dengan warna emas khas temaram senja yang terbias deburan ombak. Sangat cantik!

Untuk menuju ke Pantai Gigi Hiu, dari Bandar Lampung, diperlukan waktu tiga hingga empat jam perjalanan menuju ke Teluk Kiluan. Di Teluk Kiluan tersedia sejumlah pemondokan milik warga yang disewakan dengan harga beragam, mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 800.000.

Pantai Gigi Hiu terletak hanya sekitar lima kilometer dari tempat yang dikenal sebagai habitat ikan lumba-lumba tersebut.  Perjalanan menuju kesini dapat diakses dengan menggunakan sepeda motor atau mobil jenis four wheel drive. Wajar jika pantai ini dijuluki “hidden paradise”, karena butuh perjuangan untuk mencapai pantai ini namun menyimpan banyak keindahan alam yang tiada duanya. (ACS)

pelitaonline

Read Previous

Kasus Covid-19 Tinggi, Belajar Tatap Muka di Cianjur Terancam Ditunda

Read Next

Ingat, Jalur Puncak Ditutup saat Malam Tahun Baru

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *