RSUD Cibinong Tak Kunjung Operasikan Cath Lab

ilustrasi RSUD Cibinong

Bogor, Pelita Baru

Sejak dibeli setahun lalu, RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor, tak kunjung mengoperasikan peralatan pengobatan jantung atau cath lab. Alat yang dibeli dengan harga belasan miliar rupiah itu kini masih berada di gudang. Padahal, masyarakat sangat membutuhkan layanan tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor M. Leo Hananto, seharusnya, sebagai salah satu rumah rujukan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bogor, RSUD Cibinong yang notabene rumah sakit tipe B seyogyanya bisa memberikan pelayanan pemeriksaan jantung bagi masyarakat.

Sebab, biaya cath lab bagi masyarakat sangatlah mahal dan hal ini tentu sangat menyusahkan masyarakat. Sekali berobat, rata-rata biaya cath lab di RS swasta mencapai Rp 6 juta sampai Rp 35 juta.

“RSUD Cibinong kan tingkat kunjungannya cukup tinggi. Seharusnya mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata , Selasa, 22 Desember 2020.

“Kalau ada permasalahan, bicarakan. Kalau bisa kami bantu pasti kami akan bantu. Apalagi ini menyangkut pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kami tidak akan ragu untuk membantu,” kata Leo.

Seperti kita ketahui, RSUD Cibinong merupakan rumah sakit dengan jumlah pasien terbanyak di Kabupaten Bogor. Sebagian besar pasien merupakan pengguna BPJS. Namun masyarakat tak bisa mendapatkan pelayanan pengobatan jantung yang ongkosnya terbilang mahal lantaran RSUD Cibinong tak kunjung mengoperasikan cath lab nya.

Ketua Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar menyatakan, menurut Undang-Undang kesehatan, Pemerintah terutama mesti memperhatikan nasib orang kecil. Dalam hal penyakit jantung, tidak ada pilihan orang kecil selain mengandalkan BPJS.

Juru bicara RSUD Cibinong, Gumilar Cahaya, mengaku bahwa RSUD Cibinong belum bisa melayani pasien penyakit jantung. Gumilar tak membantah jika cath lab sudah ada sejak setahun lalu di RSUD Cibinong.

“Belum bisa beroperasi karena menunggu proses perizinan,” ujarnya.

Gumilar mengaku pihaknya belum bisa melayani pasien jantung yang membutuhkan cath lab cath lab. Kendati demikian, RS Cibinong memiliki lima dokter ahli jantung. “Kami menerima pasien sakit jantung, tapi kalau membutuhkan cath lab kami belum bisa,” ujarnya. (ega/tag)

pelitaonline

Read Previous

Mensos Risma Bakal Hapus Bansos Tunai

Read Next

Rencana Pembangunan Gedung RSUD Kota Bogor Terancam Batal

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *