Komnas HAM akan Cek Mobil Polisi dan Laskar FPI Terkait Kasus Penembakan 

Jakarta, Pelita Baru

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia akan menggali keterangan terkait mobil yang ditumpangi polisi serta kendaraan para pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di km 50 tol Jakarta-Cikampek.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM telah menyampaikan surat pemberitahuan penjadwalan pemeriksaan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Listyo Prabowo.

“(Surat pemeriksaan) sudah disampaikan ke Bareskrim,” ujar Damanik saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (20/12/2020), seperti dilansir Antara.

Dalam pemeriksaan itu, Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM akan melihat langsung mobil yang digunakan oleh Polda Metro Jaya saat melakukan pemantauan maupun mobil yang digunakan anggota FPI. Belum ada keterangan lebih lanjut kapan pemeriksaan akan dilakukan.

“Nanti akan diberitahukan kepada awak media jika sudah mendapat balasan dari Bareskrim,” terangnya.

Komnas HAM berharap pemeriksaan dapat terlaksana demi mengungkap peristiwa ini.

Sebelumnya, Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM juga telah memeriksa secara langsung ke tempat kejadian perkara untuk menindaklanjuti dan mengonfirmasi keterangan dari PT Jasa Marga (Persero).

Dalam pertemuan dengan Komnas HAM pada hari Senin (14/12/2020), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Subakti Syukur, disebut berjanji menambahkan data untuk membantu penyelidikan Komnas HAM.

Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM juga telah mengumpulkan barang bukti di lapangan, mulai dari temuan selongsong peluru dari berbagai jenis, hingga sisa-sisa dari bagian-bagian kendaraan mobil yang diduga saling bertubrukan pada malam kejadian.

Komnas HAM juga sudah menggali keterangan dari Kapolda Metro Jaya, Reskrim Mabes Polri, Syukur, perwakilan FPI, saksi, keluarga korban, dan masyarakat terkait insiden yang terjadi di km 50 tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020) dinihari hingga menyebabkan enam orang anggota FPI tewas. (acs)

pelitaonline

Read Previous

Kepala Bappeda : Jangan Diadu-adu dong

Read Next

KPK Bakal Dalami Dugaan Keterlibatan Gibran Terkait Kasus Bansos

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *