Ketua KPK Sebut Korupsi Musuh Terbesar Bagi HAM

Jakarta, Pelita Baru

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bersyukur HAM ditempatkan sebagai pondasi awal didirikan ya negara Indonesia.

Hal itu dikatakan Firli dalam keterangan tertulisnya yang diterima Pelita Baru.com, Sabtu (12 /12/2020).

Menurut Firli, KPK sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia, rasuah adalah musuh utama dan terbesar bagi pelaksanaan HAM di Indonesia. Sebab, korupsi memiliki kaitan erat dengan tindakan pelanggaran HAM.

Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, mengingat korupsi bukan hanya kejahatan yang merugikan keuangan atau perekonomian negara semata. Akan tetapi, korupsi merupakan  kejahatan kemanusiaan dimana banyak negara gagal mewujudkan tujuan dan tugas utama melindungi serta memenuhi hak dasar rakyatnya.

“Tindak pidana korupsi jelas telah merampas hak dasar rakyat, baik dari sisi sosial, ekonomi maupun budaya. Sebab anggaran program-program pembangunan yang dilakukan pemerintah dan bersumber dari pajak yang disetorkan rakyat, untuk dapat kembali dinikmat oleh rakyat, tidak dapat berjalan dengan baik. Bahkan tidak sedikit yang terhenti setelah anggarannya dikorupsi,” terang Firli.

Untuk itulah, KPK, lanjut Firli, hadir sebagai penyelenggara negara.

“Untuk memberantas korupsi yang telah berurat akar dan menjadi laten dinegeri ini,“ Jelas Firli.

Meski begitu, Firli mengaku untukmmemberantas korupsi tidaklah mudah. Banyak risiko yang dihadapi KPK.

“Telah kami terima yang sejatinya, adalah pelanggaran HAM, mulai dari percobaan suap, intimidasi, serangan (fisik) terbuka atau ancaman atas keselamatan jiwa,” terang Firli.

Namun, hal itu menjadi risiko, dan menjadi konsekuensi yang harus dihadapi KPK.

*Tidak ada rasa gentar apalagi keinginan untuk mundur dalam perang melawan korupsi, musuh utama HAM. Terlebih lagi melihat besarnya dukungan masyarakat  semakin menggelorakan api semangat pemberantasan korupsi,” imbuh Firli. (red/*)

tegar tegar

Read Previous

Pesawat Latih KLHK Jatuh, 2 ASN Terluka

Read Next

Cegah Kerumunan, Pemkot Bogor Larang Perayaan Tahun Baru

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *