19 Titik Pemeriksaan PSBB Bandung

foto : ilustrasi PSBB

Bandung, Pelitabaru.com
Kepala Bagian Operasi (Bag Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiono mengatakan, ada 19 titik pemeriksaan (check point) yang bakal menjadi pengawas mobilitas masyarakat di Kota Bandung selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Dia menjelaskan, nantinya di sejumlah titik pemeriksaan tersebut bakal diisi oleh gabungan aparat keamanan dan petugas dari Dinas Kesehatan.
“Kita lihat situasi seperti kalau hujan kita lengkapi dengan jas hujan yang jelas kita lihat situasi apakah bergiliran atau apa kita koordinasi,” kata Asep di Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (20/4/2020).
Ia menjelaskan, 19 titik pemeriksaan itu dibagi menjadi tiga ring yang meliputi sejumlah pintu masuk Kota Bandung. Di antaranya wilayah-wilayah perbatasan, gerbang tol, sejumlah jalan di pusat kota, dan di tempat sarana transportasi seperti terminal dan bandara.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, Perwali nomor 14 tahun 2020 yang telah dikeluarkannya, semata-mata  untuk mempercepat penanganan Virus Corona, sehingga seluruh pihak termasuk masyarakat perlu berkomitmen untuk disiplin saat pelaksanaan PSBB.
“Sesuai dengan perwali, di antaranya tidak boleh berkerumun, kemudian juga tempat-tempat hiburan harus tutup, kemudian pertokoan selain sembako dan obat-obatan harus tutup,” kata Oded, di Balai Kota Bandung.
Ia menyebutkan, dalam Pasal 5 Perwali tersebut, tertulis ada sejumlah pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah dengan diganti didalam rumah, di antaranya pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan institusi pendidikan lainnya, aktivitas bekerja di tempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, dan pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi.
Selain itu, Perwali tersebut juga mengatur tentang kegiatan pernikahan yang boleh dilakukan selama dilaksanakan di Kantor Urusan Agama atau Kantor Pencatatan Sipil, dengan kehadiran jumlah orang yang dibatasi.
Selain itu, kendaraan pribadi masih boleh beroperasi, namun diwajibkan untuk mengikuti ketentuan seperti diantaranya, kendaraan pribadi beroda empat   hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB, melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan, menggunakan masker di dalam kendaraan, tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.
Lalu, kendaraan beroda empat diwajibkan membatasi penumpangnya maksimal tiga penumpang. Sementara untuk kendaraan beroda dua, pengendara motor diwajibkan untuk menggunakan masker, sarung tangan, jaket atau pakaian berlengan panjang.
Terkait dengan angkutan ojek online, Perwali tersebut hanya diperbolehkan untuk mengangkut barang. Sedangkan rumah makan atau restoran tetap beroperasi melayani kebutuhan pangan masyarakat. Namun, pengelola diminta untuk hanya melayani pesanan yang dibawa pulang tanpa menyediakan tempat untuk makan.
Secara hukum, Perwali itu tidak mengatur tentang sanksi atau hukuman bila ada pelanggaran. Dalam Pasal 39 dijelaskan, jika ada pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB, maka akan dikenai sanksi sesuai ketentuan dalam peraturan perundang-undangan lain. (adi/ant)
Berikut daftar lokasi titik pemeriksaan selama PSBB di Kota Bandung :
Ring 1 (di dalam kota) :
1. Jalan Asia Afrika
2. Jalan Ir H Djuanda
3. Jalan Merdeka
4. Jalan Diponegoro
5. Jalan Purnawarman
6. Stasiun Bandung
7. Bandara Husein
8. Terminal Leuwipanjang
9. Terminal Cicaheum
Ring 2 (Gerbang Tol) :
10. GT Buah Batu
11. GT Muhammad Toha
12. GT Kopo
13. GT Pasir Koja
14. GT Pasteur
Ring 3 (batas kota) :
15. Kawasan Setiabudi
16. Kawasan Ledeng
17. Kawasan Cibereum
18. Bundaran Cibiru
19. Jembatan Derwati.

suadm

Read Previous

Pemkot Depok Terima Bantuan Rapid Test

Read Next

PGRI-PANA Selamatkan SD dari Gangguan Corona

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *