12 Tahun, Akses Jalan Gunungkaramat Dibiarkan Rusak

foto : ilustrasi jalan rusak

Sukabumi, Pelitabaru.com
Sudah hampir 12 tahun lamanya, pemerintahan desa dan masyarakat Desa Gunungkaramat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi menunggu perbaikan jalan kabupaten di desa mereka. Selama itu juga warga berulang kali mengajukan proposal ke dinas terkait untuk perbaikan, namun tak kunjung direspon.
“Namun belum ada respon dari dinas terkait. Sampai hari ini, kondisi jalan kabupaten di desa kami masih rusak berat, hancur lebur,” kata Kepala Desa Gunungkaramat, Subaeta kepada wartawan, kemarin.
Karena telah menunggu terlalu lama tanpa hasil, Subaeta dan warga Desa Gunungkaramat merasa kecewa berat pada Pemkab Sukabumi yang dalam anggapan mereka telah mengabaikan usulan warga.
“Kami sangat kecewa kepada Pemkab Sukabumi karena sampai sekarang Jalan Tebar yang berstatus sebagai jalan kabupaten masih dalam kondisi rusak berat. Kesannya seperti dibiarkan. Jangan begitu dong, kami juga warga Kabupaten Sukabumi yang harus diperhatikan oleh pemda,” ujar dia.
Panjang bagian dari Jalan Tebar dengan lebar 2,5 meter yang rusak parah mencapai 2 kilometer. Jalan ini merupakan jalur penghubung dengan desa tetangga yakni Desa Gunungtanjung yang masih di Kecamatan Cisolok. Memang secara teknis jalan tersebut dapat dilalui mobil dan sepeda motor, tapi pengendara mesti hati-hati ketika melewatinya.
“Pada musim hujan, Jalan Tebar ini licin karena banyak permukaan batu dan tanah merah. Pengendara harus berhati-hati kalau tidak ingin jatuh atau terpeleset. Banyak sepeda motor terjatuh. Tidak jarang kejadian pecah ban dan kondisi jalan dapat mempercepat kerusakan mesin,” ujarnya.
Jalan Tebar merupakan akses menuju kantor kecamatan, Pasar Cisolok, dan jalur pendukung untuk mengangkut hasil pertanian. Sehingga fungsinya sangat vital bagi warga Desa Gunungkaramat. Total panjang jalan kabupaten di Desa Gunungkaramat mencapai sekitar 8 kilometer.
Dari bentangan jalan sepanjang itu, hanya sekitar 10 persen yang kondisinya baik, selebihnya rusak berat dan rusak ringan.
“Apabila sampai akhir tahun ini tidak ada realisasi perbaikan Jalan Tebar, warga kami akan menggelar demo besar-besaran ke Pendopo Bupati di Palabuhanratu,” tandas Subaeta. (bud/gus)

suadm

Read Previous

Lampu PJU di Pabuaran Diduga Sengaja Dimatikan

Read Next

Jokowi Minta Update Korban Corona

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *