DPRD Kota Tangerang Alihkan Dana Pembangunan Gedung Untuk Covid-19

Tangerang, Pelitabaru.com
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo berencana mengalihkan anggaran pembangunan gedung DPRD Kota Tangerang sebesar Rp 40 Milyar sebagai wujud keberpihakan anggota dewan kepada masyarakat Kota Tangerang. Hal tersebut dianggap perlu lantaran DPRD menilai penanggulangan Virus Corona atau Covid-19 yang saat ini semakin merebak lebih penting dibandingkan dengan pembangunan gedung DPRD.
“Kita (DPRD) mempersilakan untuk menggunakan anggaran pembangunan gedung dewan untuk penanggulangan Covid-19. Asalkan tepat sasaran penggunaannya,” kata Gatot ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Masih menurut Gatot, selain anggaran pembangunan gedung dewan, jajaran DPRD Kota Tangerang juga bersedia menyumbangkan gajinya bagi penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus asal Tiongkok tersebut. “Seluruh dewan, bulan April ini gajinya akan disumbangkan untuk biaya penanggulangan Covid-19,” tukasnya.
Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto. Dia menyebut, seluruh anggota DPRD Kota Tangerang sepakat untuk dilakukan relokasi anggaran kegiatan bagi anggota DPRD untuk memberikan insentif bagi seluruh tenaga medis yang ada di Kota Tangerang.
Jadi, mereka jangan putus asa gara-gara kesejahteraan tidak kita pikirkan. Kita memperhatikan tenaga medis penanganan korona. Kalau memang mereka (tenaga medis) perlu dapat bonus, ya kita kasih,” katanya.
Dihubungi terpisah, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Tangerang Andri S Permana menuturkan, pengalihan anggaran pembangunan gedung DPRD hendaknya segera ditindaklanjuti oleh pemerintah Kota Tangerang. “Kebijakan anggaran penanggulangan Covid-19 di Kota Tangerang, menjadi hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat,” jelasnya.
Andri menilai, peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan menjadi variabel utama dalam penanggulangan Covid-19, selain anggaran bantuan sosial dan variabel kegiatan pencegahan lainnya. “Sudah saatnya gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Tangerang dipimpin langsung oleh Walikota, dengan melibatkan semua elemen yang ada di Kota Tangerang,” katanya.
Di sisi lain, ia juga berharap Kepala BPBD yang saat ini tengah dalam proses lelang dapat lebih dipercepat. Pasalnya, penetapan kepala BPBD menjadi hal yang mendesak demi suksesnya program terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.
“Sekda Herman Bukan Superman. Kasihan kalau dia harus membereskan semuanya, segera tetapkan kepala BPBD karena pak Sekda bukan hanya mengurus Corona. Banyak hal yang harus beliau kerjakan,” ujar Andri. (nan)

suadm

Read Previous

Pandemi Corona, Bulog Pastikan Ketersediaan Sembako Cukup

Read Next

Dosen Unpam Soroti Kantor Kecamatan Panongan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *