Program Pancakarsa Masuk Musrenbang RKPD Kabupaten Bogor 2021

Bogor, pelitabaru.com – Bupati Bogor, Ade Yasin membuka agenda Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (16/3). Ia menegaskan semua program yang ada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus berdasarkan pada program Pancakarsa yang telah tersusun.
“Ada beberapa program prioritas kita seperti anggaran untuk bencana, lalu pendidikan, dan kesehatan serta membangun sesuai dengan Pancakarsa,” tegas Ade Yasin.
Menurutnya, dalam program Pancakarsa yang digagas Pemkab Bogor, mulai dari Bogor Berkeadaban, Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, dan Bogor Membangun, itu mencakup semua kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bogor.
“Tinggal nanti implementasinya seperti apa. Kita awasi, karena kita ingin program kerja ini dirasakan betul oleh masyarakat. Tidak hanya program fisik tapi juga pembinaan SDM. Makannya, semua program jangan ada yang di luar Pancakarsa,” tegas Ade Yasin.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan, dalam program Pancakarsa seperti Bogor Berkeadaban, ada 12 poin yang menjadi prioritas. Diantaranya kegiatan Jumat Keliling (Jumling) dan Rebo Keliling (Boling), Gerakan Bogor Ngaos dan lain sebagainya.
Lalu dalam Bogor Cerdas, diantaranya menuntaskan rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP dalam kurun waktu tiga tahun (2019-2021), Penerbitan Kartu Bodas, Pelayanan PKBM bagi pesantren salafiyah dan lain sebagainya.
Untuk di Bogor Sehat, Syarifah menyebut meliputi, pemberian Kartu Sehat, pelayanan Bogor Siaga, gerakan Bogor bebas Stunting, gerakan Bogor Bebas Asap Rokok dan pembangunan RSUD Bogor Utara.
Lalu di Bogor Maju, meliputi pembangunan career center, penerbitan kartu tani dan lain sebagainya. Sementara dalam Bogor membangun, Pemkab Bogor fokus pada betonisasi jalan desa, terbangunnya jalan Poros Tengah Timur dan lainnya.
Dalam Musrenbang RKPD ini, Syarifah menyebut ada beberapa tujuan yang ingin dicapai. Diantaranya menyepakati permasalahan yang dituangkan dalam isu pembangunan daerah. Menyepakati prioritas pembangunan daerah, juga menyepakati program, kegiatan, dan sub kegiatan.
“Kita juga ingin menyelaraskan program pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi, dan mengklarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang kecamatan,” jelas Syarifah.
Musrenbang RKPD tahun 2021 ini dilaksanakan selama dua hari. Mulai dari tanggal 16 Maret sampai 17 Maret 2020. (zack)

suadm

Read Previous

Pemerintah Daerah Tidak Boleh Ambil Kebijakan “Lockdown”

Read Next

Danrem 174/ATW Merauke Bekali Prajurit TNI Jaga Perbatasan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *