PKL Kedaton Keluhkan Pungli Ke Wali Kota Bandar Lampung

Bandarlampung, pelitabaru.com – Pedagang kaki lima (PKL) di Kedaton mengeluhkan dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum satuan polisi pamong praja kepada Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN saat melakukan dialog terbuka bersama warga saat meresmikan Kantor Kelurahan Surabaya.
“Saya dimintai uang keamanan setiap bulan oleh oknum Pol PP, dia bilang dagangan saya kena trotoar padahal bukan di depan toko,” kata salah satu pedagang gorengan, Leha, di Bandarlampung, Senin (3/2).
Ia mengatakan bahwa jumlah yang dibayarkan  kepada oknum tersebut sebesar Rp50.000 setiap bulan.
“Memang ia tidak memaksa mintanya tapi bila tidak diberi oknum tersebut datang lagi,” ujarnya.
Mendengar hal tersebut Wali Kota Bandarlampung Herman HN merasa terkejut dan menegaskan kepada para pedagang akan menertibkan oknum yang yang tidak benar dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Kalau diminta uang, jangan dikasih. Saya baru tau ini, sudah cukup yang penting saya sudah tau,” kata dia.
Ia mengatakan, oknum-oknum seperti ini harus sadar jangan sampai mengganggu masyarakat dan yang harus ditekankan bahwa tugas pemerintah adalah bagaimana ekonomi rakyat lebih baik lagi.
Sementara itu saat di konfirmasi Kabid Ketertiban Umum Sat Pol PP Kota Bandarlampung Jan Roma, membantah adanya tudingan dugaan pungli terhadapnya yang disampaikan oleh seorang pedagang di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandarlampung.
“Saya tidak pernah merasa melakukan pungutan liar tersebut. Boleh dicek di sepanjang Jalan Teuku Umar sampai Tugu Radin intan Itu ada ratusan PKL, sore malam, ada tidak hal itu,” kata dia.(ant/zack)

suadm

Read Previous

Perda KTR Kota Bogor Dinilai Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Read Next

DLH Tangerang Terjunkan Enam Genset Ke Lokasi Banjir Periuk

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *